Masih Pandemi, Imunisasi untuk Anak Sekolah di Gunungkidul Mulai Berjalan

Ilustrasi imunisasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto
27 Agustus 2020 14:47 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Dinas Kesehatan Gunungkidul berkomitmen untuk menyukseskan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang dilaksanakan mulai bulan ini. Adapun sasaran imunisasi menyasar anak sekolah dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama di Bumi Handayani.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, program BIAS merupakan kegiatan wajib yang harus diikuti anak sekolah dari mulai SD hingga tingkat lanjutan pertama.

Baca juga: Ada Bukti Baru, Seseorang Dapat Terinfeksi Covid-19 Dua Kali

Adapun imunisasi bertujuan untuk memperkebal daya tahan tubuh dati serangan penyakit, khususnya campak, rubella hingga difteri. “Ini program prioritas, salah satunya untuk mencegah komplikasi penyebaran penyakit campak,” kata Dewi, Kamis (27/8/2020).

Dia menegaskan, untuk pelaksanaan imunisasi ini akan tetap memperhatikan protokol kesehatan penanggulangan corona. “Protokol kesehatan itu wajib karena untuk mencegah penyebaran virus corona,” katanya.

Baca juga: Layang-layang Motif Mataraman Banyak Diminati Warga Luar Jogja

Kepala Puskesmas Wonosari 1, Ariningsih Indriyati mengatakan, program BIAS sudah terlaksana sejak 18 Agustus lalu dan berlangsung selama 15 hari. Program ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan secara berkelanjutan.

“Untuk tahap pertama BIAS dilaksanakan untuk anak sekolah kelas 1 [campak], kelas 5 dan 6 imunisasi HPV. Sedang pelaksanaan imunisasi untuk kelas 2 dan kelas 3 dilaksanakan November mendatang,” kata Ariningsih.

Disinggung mengenai target pelaksanaan imunisasi, ia mengaku mematok partisipasi hingga 98%. Untuk pelaksanaan, anak sekolah khususnya kelas 1 wajib didampingi oleh para orang tua. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik dan target bisa terpenuhi. Selain imunisasi, kami juga memberikan obat cacing untuk kesehatan para anak,” katanya.