Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 20 penambahan kasus positif pada Selasa (1/9/2020). Riwayat tracing kasus mendominasi penambahan ini sebanyak 13 kasus. Sementara 10 kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 1.431, perempuan 60 tahun, Bantul; Kasus 1.432, laki-laki 26 tahun, Bantul; Kasus 1.433, laki-laki 61 tahun, Bantul; Kasus 1.434, laki-laki 28 tahun, Bantul; Kasus 1.435, laki-laki 25 tahun, Bantul; Kasus 1.436, laki-laki 63 tahun, Bantul;
Kasus 1.437, perempuan 14 tahun, bantul; Kasus 1.438, laki-laki 52 thaun, Sleman; Kasus 1.439, laki-laki 30 tahun, Sleman; Kasus 1.440, laki-laki 25 tahun, Sleman; Kasus 1.441, perempuan 12 tahun, Sleman; Kasus 1.442, perempuan 63 tahun, Sleman; Kasus 1.443, laki-laki 0 tahun, Sleman; Kasus 1.444, perempuan 51 tahun, Sleman; Kasus 1.445, laki-laki 52 tahun, Sleman;
Kasus 1.446, laki-laki 42 tahun, Bantul; Kasus 1.447, perempuan 18 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.448, perempuan 26 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.449, perempuan 28 tahun, Kulonprogo; Kasus 1.450, laki-laki 22 thaun, Kulonprogo. “Penambahan ini berdasarkan pemeriksaan pada 462 sampel dari 385 orang,” ujarnya.
Riwayat setiap kasus meliputi Kasus 1.431 dan 1.432 dalam penelusuran, Kasus 1.433 dan 1.434 hasil tracing kasus positif, Kasus 1.435 hasil tracing Kasus 1.146, Kasus 1.436 dan 1.437 dalam penelusuran, Kasus 1.438-1.440 hasil tracing Kasus 1.260, Kasus 1.441 hasil skrining Pendidikan, Kasus 1.442-1.444 hasil tracing kasus positif, Kasus 1.445 kontak dengan orang dari Jakarta, Kasus 1.446 dalam penelusuran, Kasus 1.447-1.450 hasil tracing Kasus 1.328.
Ia menjelaskan Kasus 1.441 yang merupakan hasil skrining Pendidikan adalah skrining di salahs atu pondok pesantren di Sleman. Dengan ditemukannya kasus positif tersebut, Dinas Kesehatan Sleman melakukan tracing pada santri pondok pesantren yang lain.
Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Sleman 8 kasus, Kota Jogja dan Kulonprogo masing-masing 1 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.4445 kasus, dengan 1.036 kasus telah sembuh.
Kasus aktif saat ini sebanyak 370 kasus, lebih dari 70% diantaranya merupakan kasus tanpa gejala. Ketersediaan bed sampai saat ini masih mencukupi, yakni kritikal dengan kapasitas 43 bed terpakai 23 bed, sementara non kritikal kapasitas 330 bed terpakai 160 bed.
Dengan pemakaian tersebut, bed kritikal masih sisa 20 bed dan non kritikal 170 bed. Kapasitas bed ini telah ditambahkan pada Senin (31/8/2020) baik kritikal dan non kritikal, dengan rincian kritikal sebanyak empat bed dan non kritikal sembilan bed.
Selain penambahan, agar kapasitas bed di RS rujukan Covid-19 mencukupi, kasus tanpa gejala lebih banyak ditempatkan di RS lapangan dan shelter. “Yang di RS non kritikal 20 persen tidak bergejala atau gejala ringan. Sementara di RS lapangan dan shelter hampir semuanya tidak bergejala,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Bekasi melukai enam orang satu keluarga. Ayah dan anak meninggal setelah mengalami luka bakar parah.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa