Target PAD Wisata Gunungkidul Naik Jadi Rp63,2 Miliar
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul menyambut baik wacana pembangunan pelabuhan di kawasan Pantai Gesing, Kalurahan Girikarto, Panggang. Pembangunan diserahkan sepenuhnya ke Pemerintah DIY.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian, mengatakan wacana pembangunan pelabuhan di Gesing sudah muncul sejak 2019 lalu. Jawatannya mendukung upaya pembangunan karena diharapkan mampu meningkatkan produktivitas laut di kawasan pesisir.
“Kami mendukung dengan baik karena pelabuhan bisa menjadi fasilitas dalam utama dalam mendongkrak pengelolaan hasil laut,” kata Krisna kepada wartawan, Rabu (2/9/2020).
Rencananya pembangunan pelabuhan menggunakan anggaran yang dimiliki oleh provinsi. “Kepastian pembangunan sepenuhnya berada di Pemerintah DIY. Yang jelas, kami mendukung program ini,” ujarnya.
Krisna mengatakan Pantai Gesing sangat cocok dijadikan pelabuhan karena memiliki pemecah ombak alami sehingga tidak perlu breakwater saat pelabuhan dibangun. Di sisi lain, lokasinya juga strategis karena nelayan bisa lebih mudah menjangkau. “Nelayan Gunungkidul atau Bantul juga bisa dengan mudah mengaksesnya,” ucapnya.
Dia menambahkan, rencana pembangunan pelabuhan ini menjadi kunci dalam upaya mengoptimalkan potensi laut di Gunungkidul. Diharapakan program ini bisa segera direalisasikan agar nelayan memiliki akses yang baik untuk pendaratan kapal serta hasil tangkapannya. “Untuk langkah awal masih sebatas pelabuhan pendaratan ikan, tapi ke depan akan dijadikan pelabuhan perikanan pantai seperti di Pantai Sadeng,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan ini.
Pendapat senada diungkapkan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto. Menurut dia, lokasi di Pantai Sadeng lebih mudah diakses ketimbang di Pelabuhan Sadeng. “Jarak menjadi acuan karena Gesing lebih dekat ketimbang Sadeng yang berada di ujung timur Gunungkidul,” katanya.
Rujimanto pun mendukung penuh upaya pembangunan pelabuhan di Pantai Sadeng. Meski demikian, ia berharap permasalahan nelayan tidak hanya pada fasilitas kepelabuhanan, tetapi juga butuh pendukung lain. Sebagai contoh, nelayan Gunungkidul masih membutuhkan banyak pelatihan dan bantuan alat untuk mengoptimalkan hasil tangkapan ikan.
“Semua harus dipersiapkan sehingga hasilnya pun bisa dirasakan oleh nelayan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menaikkan target PAD wisata 2026 menjadi Rp63,2 miliar setelah realisasi pendapatan mencapai Rp56,5 miliar.
Perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, Gunungkidul, tahun ini hanya 230 meter dengan anggaran Rp974,6 juta.
BEI bertemu MSCI pukul 15.30 WIB untuk meminta klarifikasi status konsultasi pasar modal Indonesia setelah IHSG melemah 5,05 persen.
KPK memanggil VP Valbury Asia Futures dan pihak swasta sebagai saksi kasus dugaan gratifikasi Rp37,8 miliar yang menjerat eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono.
Menko Polkam Dudung Abdurachman menggelar rapat bersama menteri dan pejabat TNI-Polri membahas karhutla, stok BBM, energi, hingga agraria.
TNI AL memusnahkan 4.364 cartridge vape berisi narkotika senilai Rp34,9 miliar di Lampung. Barang bukti ditemukan di bus rute Medan-Tangerang.