Terinfeksi Corona Tapi Tanpa Gejala, 26 Orang Dikumpulkan di Asrama Haji Sleman

Ilustrasi. - Reuters
04 September 2020 18:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman mencatat jumlah orang tanpa gejala (OTG) atau asimtomatik yang menghuni Faskes Darurat Asrama Haji hingga Kamis (3/9/2020) berjumlah 26 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi menuturkan salah seorang di antaranya merupakan OTG reaktif, sementara 25 orang lainnya berstatus OTG positif. "Perkembangan terakhir, totalnya ada 26 yang menghuni Asrama Haji," kata dia pada Jumat (4/9/2020).

Mereka saat ini dirawat di Gedung Makkah sebanyak 24 orang dan dua orang lainnya menghuni Gedung Muzdalifah.

Menurutnya, kebijakan Pemkab Sleman bagi pasien yang positif Covid-19 dan tergolong asimtomatik, maka yang bersangkutan akan menjalani isolasi di Asrama Haji. Sementara, bagi pasien yang bergejala harus dirawat di rumah sakit rujukan.

"Asimtomatik terkonfirmasi positif dirawat di Asrama Haji. Yang bergejala tanpa pandang bulu, mulai dari gejala ringan sampai berat, masuk ke RS rujukan," terangnya.

BACA JUGA: Begini Kronologi Covid-19 Menulari Perusahaan di Boyolali

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo menuturkan pedoman Covid-19 Kemenkes versi ke-5 mengatur kasus positif asimtomatik cukup isolasi mandiri di rumah. Namun, kebijakan Pemkab Sleman masih mengharuskan mereka isolasi di faskes selama 10 hari, kemudian ditambah 4 hari isolasi mandiri di rumah.

"Kalau asimtomatik tidak ada swab evaluasi, 10 hari sudah dianggap sembuh. Kecuali selama 10 hari isolasi itu ada gejala atau keluhan," kata dia.