Kemarau Panjang 2026, PDAM Sleman Pastikan Pasokan Air Tetap Aman
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Trisno Sumargono saat berkonsultasi dengan petugas di Kantor BPJS Sleman, Kamis (10/9/2020)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Trisno Sumargono tergopoh-gopoh menuju Kantor BPJS Kesehatan Sleman, Kamis (10/9). Dia datang karena ada tagihan tunggakan iuran yang belum dibayar selama dua tahun.
"Bulan kemarin sempat ditelepon diminta untuk melunasi tunggakan iuran, makanya saya datang ke sini," katanya saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Sleman, Kamis (10/9/2020).
Trisno sudah lama menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia terdaftar sebagai peserta bersama istri dan empat anaknya. Trisno terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Namun sejak tiga tahun terakhir ia pindah bekerja di wilayah DIY-Jawa Tengah.
Menurutnya, tunggakan tersebut menyebabkan anaknya tidak bisa memanfaatkan program BPJS Kesehatan saat memeriksakan diri ke rumah sakit. "Kebetulan anak saya ada di Lombok. Dia cerita saat akan periksa pakai BPJS tidak bisa karena ada tunggakan dan harus dilunasi dulu," ujarnya.
Trisno menyadari betapa pentingnya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan iuran yang tidak terlalu besar, ia dan keluarganya bisa memanfaatkan layanan kesehatan dengan tanpa harus memikirkan biaya. "Saya menyadari manfaat ikut BPJS Kesehatan meskipun selama ini saya jarang menggunakan karena saya sehat-sehat saja," katanya.
Adanya denda akibat tunggakan iuran tersebut menyebabkan ia dan keluarganya tidak bisa menggunakan layanan BPJS Kesehatan. "Tunggakannya lumayan besar yakni Rp3,6 juta. Sebagai tenaga honorer saya pusing," ujar Trisno.
Trisno pun berencana mengikuti program relaksasi yang diberikan BPJS Kesehatan, dengan harapan pembayaran tunggakan tidak membebani. Program tersebut dinilai Trisno akan membantu dirinya, terutama karena selama pandemi Covid-19 pendapatannnya merosot.
"Saya bisa ikut program relaksasi dengan melunasi tunggakan enam bulan. Setelah itu, tunggakan bisa dicicil. Semoga pengajuan relaksasi saya bisa diterima," katanya.
Kepala Bidang SDM Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Sleman, Yuni Wibawa, mengatakan relaksasi pembayaran tunggakan menjadi salah satu upaya BPJS Kesehatan untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Mereka yang memiliki tunggakan minimal enam bulan bisa mengajukan program ini. "Tujuan dari pemberian relaksasi iuran ini untuk meringankan beban masyarakat yangt terkena dampak Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
Badan Geologi mendeteksi dua pulau baru di sekitar Anak Krakatau setelah erupsi 4-6 September 2026.
Basarnas mengevakuasi 14 jasad korban KM Virgo dari bangkai kapal. Total 150 korban ditemukan, 93 masih dalam pencarian.
Transformasi PT KAI mengubah layanan kereta dari boarding pass hingga Face Recognition Boarding dan aplikasi Access by KAI.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengajak warga Semin aktif gotong royong untuk memperkuat mitigasi bencana menghadapi musim hujan.
PSSI mempercepat pemulihan Lapangan Sidolig Bandung untuk latihan tim FIFA ASEAN Cup 2026. Stadion Si Jalak Harupat dinyatakan siap.