Polresta Sleman Tangkap Pelaku Begal Sadis di Pakem
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Ilustrasi pedestrian /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Beberapa proyek fisik Pemerintah Kota Jogja mulai bergulir. Selain proyek Saluran Air Hujan (SAH) Jln. Kemasan, kini giliran proyek kawasan Jln. KH. Ahmad Dahlan yang mulai dikerjakan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Umi Akhsanti menyampaikan bahwa penataan pedestrian KH. Ahmad Dahlan memang sudah dimulai. Nilai PAGU paket proyek ini mencapai Rp7,4 miliar.
Dijelaskan Umi, beberapa langkah untuk mengantisipasi mepetnya waktu pengerjaan akan diterapkan. Salah satu langkah tersebut yakni dengan memastikan kesiapan material sebelum penandatanganan kontrak.
BACA JUGA: DIY Prioritaskan Ekonomi atau Kesehatan? Sultan Ibaratkan Kusir Andong
Selain itu proses pekerjaan akan dibagi ke dalam dua segmen dengan dua kelompok kerja. "Pekerjaan dilakukan shift siang dan malam," terangnya pada senin (14/9/2020). Menyangkut penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang ruas KH. Ahmad Dahlan pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemkot Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
DPRD Gunungkidul mendorong tambahan Rp400 juta untuk dropping air karena alokasi 3.000 tangki diperkirakan habis sebelum kekeringan berakhir.
Pemerintah menyiapkan tanda kehormatan HUT ke-81 RI. Sejumlah menteri masuk daftar calon penerima, termasuk individu berprestasi di bidang teknologi.
PLN UID Yogyakarta menargetkan penambahan 26 SPKLU di DIY hingga akhir 2026. Saat ini sudah ada 33 unit yang terbangun.
Kubu Febrie Adriansyah buka suara soal kematian Sutrimo. Keluarga menyebut almarhum telah lama mengidap diabetes.
Lakon Tatu membawa kisah cinta, kesetiaan, dan luka pasca-Perjanjian Giyanti hingga mengantar Sleman meraih Penyaji Terbaik I.