Lima Mahasiswa UGM Luka Saat Demo, Kampus Siapkan Advokasi Hukum
UGM mempertimbangkan langkah hukum untuk mengadvokasi lima mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan saat demo di Sudirman.
Ilustrasi pedestrian /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA--Beberapa proyek fisik Pemerintah Kota Jogja mulai bergulir. Selain proyek Saluran Air Hujan (SAH) Jln. Kemasan, kini giliran proyek kawasan Jln. KH. Ahmad Dahlan yang mulai dikerjakan.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Umi Akhsanti menyampaikan bahwa penataan pedestrian KH. Ahmad Dahlan memang sudah dimulai. Nilai PAGU paket proyek ini mencapai Rp7,4 miliar.
Dijelaskan Umi, beberapa langkah untuk mengantisipasi mepetnya waktu pengerjaan akan diterapkan. Salah satu langkah tersebut yakni dengan memastikan kesiapan material sebelum penandatanganan kontrak.
BACA JUGA: DIY Prioritaskan Ekonomi atau Kesehatan? Sultan Ibaratkan Kusir Andong
Selain itu proses pekerjaan akan dibagi ke dalam dua segmen dengan dua kelompok kerja. "Pekerjaan dilakukan shift siang dan malam," terangnya pada senin (14/9/2020). Menyangkut penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang ruas KH. Ahmad Dahlan pihaknya masih menunggu kebijakan dari Pemkot Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM mempertimbangkan langkah hukum untuk mengadvokasi lima mahasiswa yang diduga menjadi korban kekerasan saat demo di Sudirman.
99 Asmaul Husna lengkap dengan arti dan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari sebagai refleksi untuk memperbaiki perilaku.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.