Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sri Sultan HB X/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Ekonomi global yang pada triwulan kedua 2020 telah terkontraksi cukup besar akibat pandemi Covid-19 diprediksi masih menurun pada triwulan ketiga. Perekonomian sudah membaik kemungkinan pada triwulan keempat. Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengibaratkan keseimbangan ekonomi dan kesehatan di masa pandemi layaknya tarik ulur kusir andong.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jogja, Hilman Tisnawan, menuturkan perekonomian dunia akan membaik di triwulan keempat 2020 dan 2021. “Termasuk Indonesia, didorong adanya dampak positif kebijakan yang ditempuh di banyak negara tahun 2020,” ujarnya, dalam rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Senin (14/9/21020).
Pertumbuhan ekonomi DIY yang terkontraksi hingga -6,74 di triwulan kedua, berpengaruh pada rendahnya inflasi, yang disebabkan lemahnya permintaan. Guna memulihkan kondisi ini, TPID perlu menjaga ekspektasi dan mendorong konsumsi, salah satunya dengan digitalisasi dalam perdagangan.
BACA JUGA: Mahasiswa UIN Jogja Positif Corona Sempat ke Kampus, Fakultas Lockdown 3 Hari
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengatakan pengendalian keseimbangan antara ekonomi dan kesehatan dalam situasi pandemi Covid-19 layaknya seorang kusir andong pemula yang perlu belajar tarik-ulur tali kekang untuk mengendalikan laju kuda.
“Di satu sisi inflasi dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Inflasi rendah akibat Covid-19 justru mempersulit stabilitas ekonomi, karena harga komoditas turun sementara pendapatan masyarakat juga turun drastis. Meski harga murah, tetap tidak terjangkau oleh daya beli,” ungkapnya.
Menurutnya, perekonomian harus tetap bergerak jika tidak ingin mengalami resesi berkepanjangan akibat pertumbuhan ekonomi minus berturut-turut. Jika ekonomi tidak diperhatikan, masyarakat akan kesusahan memenuhi kebutuhan hidupnya yang kahirnya jug aberdampak pada kesehatannya.
BACA JUGA: 19 Orang Positif Covid-19, Pasar Cebongan Sleman Ditutup 3 Hari
“Silakan ekonomi tumbuh tetapi protokol kesehatan diterapkan dengan baik. Masyarakat juga bisa dengan kesadaran mematuhi protokol. Kalau itu bisa dilakukan beriringan, sehingga masyarakat beradaptasi,” katanya.
Sebagai upaya menyeimbangkan ekonomi dan kesehatan, DIY tetap membuka sektor pariwisata dengan penerapan protokol kesehatan serta pencatatan data diri bagi setiap wisatawan, seperti yang sudah dilakukan di Malioboro dan beberapa tempat wisata lainnya.
“Ini semua untuk bisa memberi jalan tengah bagaimana antara ekonomi dan kesehatan bisa seimbang. Itu yang saya maksud adaptasi. Saya kira dengan kondisi seperti itu ekonomi juga bisa tumbuh. Jangan hanya [masyarakat] di suruh di rumah sehingga cari sesuap nasi pun susah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Dua penembakan massal di Afrika Selatan menewaskan 27 orang dan melukai puluhan lainnya. Polisi memburu para pelaku.
Messi mencetak gol tendangan bebas ke-76 saat Inter Miami kalah 1-2 dari Columbus Crew. Ia kini tinggal dua gol dari rekor Marcelinho.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah melaju ke final ganda campuran Asian Games 2026 usai mengalahkan Feng Yanzhe/Huang Dongping 21-12, 21-14.
Jadwal UEFA Nations League 2026/27 Matchday 2 pada 28-29 September 2026. Belgia vs Prancis hingga Spanyol vs Kroasia tayang dini hari WIB.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.