Advertisement

Corona Masuk Perkantoran, Pemda DIY Belum Swab Massal Pegawai

Lugas Subarkah
Kamis, 17 September 2020 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Corona Masuk Perkantoran, Pemda DIY Belum Swab Massal Pegawai Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Meski kasus positif telah ditemukan di beberapa perkantoran termasuk DPRD DIY, Pemda DIY hingga kini masih menerapkan tes cepat alias rapid test untuk karyawan di lingkungan Pemda DIY. Tes rapid ini ditargetkan selesai sampai 24 September mendatang.

Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan rapid tes diterapkan pada semua karyawan yang kemudian dilanjutkan dengan tes swab jika ditemukan kasus positif. Dari karyawan yang hasil rapidnya positif, setelah dites swab kata dia semuanya negatif.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Karyawan yang reaktif langsung kami swab. Sampai hari ini yang reaktif itu negatif semua. Di instansi itu ada saja satu-dua, tapi tidak banyak,” ungkapnya.

Gugus Tugas penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 41 penambahan kasus positif pada Kamis (17/9/2020). Domisili Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 25 kasus. sementara 20 kasus dinyatakan sembuh.

BACA JUGA: Awas! Di Bantul Pasien Covid-19 Meninggal tanpa Penyakit Penyerta

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, berty Murtiningsih, menjelaskan berdasarkan domisilinya, penambahan kasus meliputi Kota Jogja 8 kasus, Bantul 6 kasus, Kulonprogo 2 kasus dan Sleman 25 kasus. “Dari pemeriksaan pada 675 sampel dari 647 orang,” ujarnya.

Berdasarkan riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari skrining karyawan Kesehatan 8 kasus, skrining pekerjaan 2 kasus, skrining pasien 2 kasus, tracing kasus positif 15 kasus, perjalanan luar daerah 5 kasus dan masih dalam penelusuran 9 kasus.

Adapun kasus sembuh berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 2 kasus, Bantul 10 kasus, Kulonprogo 3 kasus, Gunungkidul 4 kasus dan Sleman 1 kasus. dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 1.984 kasus, dengan 1.440 kasus telah sembuh.

Penggunaan bed di 27 rumah sakit rujukan covid-19 DIY untuk kritikal dari kapasitas 48 bed terpakai 17 bed sehingga sisa 31 bed. Sedangkan untuk non kritikal dari kapasitas 404 bed terpakai 242 bed dan sisa 162 bed.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Penyebab Parahnya Gempa Bumi di Turki dan Suriah

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement