Advertisement
Dosen UPNVY Kembangkan Strategi Promosi Bisnis Kuliner
Beberapa dosen UPN Veteran Yogyakarta menggelar diskusi Strategi Bisnis Kuliner di Era Pandemi dan Era New Normal yang digelar pada Sabtu (8/8/2020). - Ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA - Pandemi Covid-19 telah membawa dampak negatif bagi berbagai macam bisnis di masyarakat, termasuk juga di RW 13 Kelurahan Panembahan Kecamatan Kraton Kota Jogja. Berkurangnya jumlah pembeli sejak Maret 2020 hingga sekarang ini telah mengakibatkan penurunan pendapatan para pelaku bisnis.
Kondisi ini tidak bisa dibiarkan terjadi terus-menerus. Sejumlah dosen Universitas Pembangunan Nasional UPN Veteran Yogyakarta (UPNVY) berupaya mengimplementasikan pengetahuannya untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut.
Advertisement
Dukungan yang diberikan dalam rangkaian pengabdian masyarakat itu diwujudkan lewat diskusi bertema Strategi Bisnis Kuliner di Era Pandemi dan Era New Normal yang digelar pada Sabtu (8/8/2020) jam 16.00-18.00 . Beberapa dosen UPNVY yang terlibat dalam kegiatan itu di antaranya Hastho Joko Nur Utomo, Eny Endah Pujiastuti, serta Rifki Indra Perwira. Sedikitnya 15 orang owner bisnis hadir dalam kegiatan tersebut.
Eny Endah Pujiastuti menjelaskan bahwa kegiatan pemasara nsecara on line merupakan solusi di masa sekarang ini. Produk yang berupa makanan bisa dipromosikan melalui go food atau melalui grup whatsapp. Bisa juga dipromosikan melalui market place sebagaimana produk yang dipasarkan melalui buka lapak.com
Rifki Indra Perwira membenarkan bahwa di era teknologi informasi saat ini pemasaran produk kuliner sebaiknya diarahkan pada pemasaran digital, sehingga berbagai produk yang dijual bisa diketahui oleh masyarakat luas.Hanya saja, risikonya pelaku bisnis kuliner tidak mudah untuk memperkirakan stock produk yang harus disediakan, kadang stok berlebih dan kadang kurang.
Dengan itu dia berharap pembeli dari luar daerah merasa ingin tahu dan kemudian datang untuk berkunjung.. "Kami memberikan beberapa tips dan teknik promosi bisnis kuliner melalui website dan instagram kepada warga dan pengelola bisnis kuliner. Prinsipnya adalah teknik mana yang paling mudah diterapkan oleh warga, maka itulah teknik yang dipilih," ujarnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (24/9/2020).
Ketua RW 13 Kelurahan Panembahan, Heru C. Rustamaji mendukung sekali kegiatan tersebut. Antar warga diharapkan saling membantu di masa pandemiini. Warga yang kesulitan ekonomi diberi jalan keluar berupa pengembangan bisnis sesuai potensi masing-masing. Semua potensi usaha bisnis yang ada di wilayah ini diberdayakan dengan memanfaatkan berbagai media sosial untuk mempromosikan produk/ jasa.* .
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Arus Balik Naik, Tol Jogja-Solo GT Purwomartani Dibuka Hingga Malam
- Lonjakan Arus Balik, Akses ke GT Purwomartani Dipadati Kendaraan
- Hari Kedua Arus Balik, Tol Jogja Solo GT Purwomartani Padat Sejak Pagi
- Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
- Peningkatan Arus Balik Lebaran di Bantul, Jalan Tetap Lancar
Advertisement
Advertisement









