Advertisement
Daya Beli Turun, Kunjungan Wisata Glagah Ikut Menyusut
Suasana kermaian Pantai Glagah Kulonprogo pada libur Natal 2024. Pantai ini dikunjungi wisatawan yang kebanyakan adalah rombongan keluarga, Minggu (25/12/2023). - Harian Jogja - Triyo Handoko
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Penurunan daya beli masyarakat diduga jadi penyebab turunnya kunjungan wisatawan ke Pantai Glagah saat Lebaran 2026.
Ketua Desa Wisata Glagah, Bayu Puspo, menyebut angka pasti kunjungan masih dalam proses rekapitulasi. Namun, ia memastikan tren tahun ini menunjukkan penurunan.
Advertisement
"Untuk Glagah libur Lebaran tahun ini turun. Sepertinya penyebab penurunan karena daya beli masyarakat turun," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (24/3/2026).
Meski demikian, lonjakan pengunjung tetap terjadi seusai Hari Raya Idulfitri. Data sementara menunjukkan tren peningkatan signifikan dalam beberapa hari terakhir.
BACA JUGA
Pada Jumat (20/3/2026), tercatat sekitar 1.850 wisatawan berkunjung ke Pantai Glagah. Angka tersebut meningkat menjadi 3.600 pengunjung pada Sabtu (21/3/2026).
Selanjutnya, pada Minggu (22/3/2026), jumlah wisatawan melonjak hingga hampir 10.000 orang, dan mencapai puncak sementara pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026), dengan sekitar 11.900 pengunjung.
Jika dibandingkan hari biasa atau akhir pekan yang rata-rata hanya sekitar 2.000 pengunjung, angka tersebut sebenarnya tergolong tinggi. Namun, capaian ini masih belum mampu melampaui kunjungan pada libur Lebaran tahun sebelumnya.
Untuk Selasa (24/3/2026), jumlah kunjungan diprediksi kembali meningkat seiring hari terakhir masa libur kerja.
"Harapannya hari ini bisa sampai 10 ribu pengunjung lebih ke Glagah," ucap Bayu.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sutarman, menyampaikan bahwa total kunjungan seluruh destinasi wisata masih dalam tahap pengolahan.
Meski terjadi penurunan, ia menegaskan Pantai Glagah tetap menjadi destinasi dengan jumlah kunjungan tertinggi di wilayah Kulonprogo selama libur Lebaran 2026.
"Hari ini puncaknya dan Glagah tetap paling banyak dikunjungi," tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, sektor pariwisata Kulonprogo masih menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi, meski dihadapkan pada tantangan daya beli masyarakat yang memengaruhi jumlah kunjungan secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement









