Kakek Pengayuh Sepeda Ontel Tewas Ditabrak Pemotor Pagi Buta di Wirobrajan

Ilustrasi. - Ist/Freepik
27 September 2020 17:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Seorang kakek bernama Sukarmin, 77, warga Pathuk, Ngampilan, Jogja menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (27/9/2020) dini hari. Sukarmin meninggal dunia setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan RE Martadinata, Wirobrajan, Jogja.

Kasat Lantas Polresta Jogja AKP Imam Bukhori mengatakan jika peristiwa nahas yang dialami oleh Sukarmin terjadi pada Minggu (27/9/2020) pukul 01.30 dini hari. Korban pada waktu itu sedang mengendarai sepeda onthelnya.

"Benar terjadi kecelakaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang bernama Sukarmin, 77, warga Ngampilan Jogja. Korban dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan perawatan medis di RS PKU Jogja," ujar Imam Bukhori, saat dikonfirmasi pada Minggu (27/9/2020).

Kematian Sukarmin berawal saat ia sedang mengendarai sepeda onthelnya di Jalan RE Martadinata, Wirobrajan, Jogja pada Minggu (27/9/2020) dini hari. Kebetulan, ada sebuah sepeda motor dari arah timur ke barat.

"Namun, sesampainya di depan Toko Susi nomor 11, pengendara motor diduga menabrak Sukarmin yang mengendarai sepeda onthelnya. Pengemudi sepeda motor belum bisa teridentifikasi identitasnya maupun nomor pelat kendaraannya. Pengemudi langsung menuju ke arah barat," terang Imam.

Warga yang ada di sekitar lokasi ditabraknya Sukarmin langsung memberikan pertolongan pertama. Tidak lupa, warga menghubungi Satlantas Polresta Jogja. Kemudian, korban dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Jogja.

BACA JUGA: Dekranas Tumbuhkan Juragan-Juragan Baru di Kawasan Objek Wisata Super Prioritas

"Korban sempat dilarikan ke rumah sakit PKU Muhammadiyah Jogja. Namun, ketika diberikan perawatan medis korban sudah tidak bisa ditolong. Korban dinyatakan meninggal dunia pada sekitar pukul 04.00 pagi," sambung Imam.

Ketika disinggung mengenai penyebab kematian korban, Imam belum bisa memberikan informasi pasti mengenai perihal tersebut. Namun demikian, diduga korban meninggal dunia diakibatkan oleh tabrakan keras yang dialaminya.

"Kami belum bisa memastikan kematian korban. Namun, dokter di rumah sakit memastikan kematian korban pada pukul 04.00 pagi. Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut," tutupnya.