Alumni Santri Krapyak Perkuat Sinergi Ekonomi Lewat Ngobrol Bisnis
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Satuan Lalu Lintas Polres Bantul mengimbau pengendara kendaraan untuk berhati-hati dalam mengemudi. Imbauan ini terkait dengan seringnya terjadi kecelakaan, bahkan dalam tiga hari terakhir telah terjadi 13 kasus kecelakaan di Bumi Projotamansari.
Kecelakaan teranyar terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di Dusun Panjangjiwo Desa Patalan, Kecamatan Jetis, Bantul, Rabu (7/10/2020) dini hari. Mobil Toyota Limo AB-1079-BX yang dikendarai Mustofa, 51, warga Tirtoadi, Mlati, Sleman, masuk selokan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bantul, Iptu Maryono, mengatakan peristiwa kecelakaan tunggal tersebut bermula ketika Toyota Limo melaju dengan kecepatan sedang dari arah selatan atau Pantai Patangtritia menuju utara atau arah Jogja. "Sesampainya di tempat kejadian jalan menikung ke kiri, namun pengemudi hilang kendali sehingga melambung ke kanan dan masuk ke dalam parit di sebelah timur jalan," kata Maryono, Rabu (7/10/2020).
Kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan berupa roda depan sebelah kanan dan velg pecah, serta bodi depan sebelah kanan pecah. Kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp2 juta. Sebelumnya Maryono mencatat pada 5 Oktober lalu juga terjadi kecelakaan sebanyak 12 kali, sehingga total sampai 7 Oktober ini sudah 13 kali kecelakaan.
BACA JUGA: Singgung Demo Omnibus Law, Akun @iwanfals Di-bully Warganet
Dari jumlah kecelakaan tersebut sebagian besar adalah kecelakaan tunggal. Maryono mengimbau pengendara selalu mentaati tata tertib berlalu lintas, dan selalu berkonsentrasi dalam mengendarai kendaraan
"Jangan mengemudi dalam pengaruh alkohol yang dapat mengancam jiwa sendiri maupun orang lain," tandas Maryono. Pihaknya juga sudah memasang imbauan tertulis di sejumlah ruas jalan yang rawan terjadi kecelakaan seperti di Jalan Parangtritis, Jalan Srandakan, dan Jalan Samas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kegiatan ini berangkat dari prinsip hayatul islam bil ilmi wa bil mal (hidupnya Islam itu dengan ilmu dan harta)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.