Lebih dari 100 Orang Terinfeksi Corona di Ponpes Sleman

Ilustrasi. - Freepik
07 Oktober 2020 18:17 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman masih menjalankan tracing kontak setelah ada temuan kasus positif Covid-19 pada tiga pondok pesantren (ponpes) di Sleman. Kegiatan pembelajaran di ketiga ponpes ini juga terhenti.

Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo menuturkan sejauh ini ada 105 kasus positif Covid-19 di tiga ponpes di Sleman. Rinciannya terdiri dari 93 kasus dari ponpes besar di Ngaglik, satu kasus di ponpes lain di Ngaglik, serta 11 kasus dari ponpes di Prambanan.

"Kami masih lakukan tracing. Masih menunggu hasil lab PCR," kata Joko kepada Harian Jogja pada Rabu (7/10/2020).

Kepada ketiga ponpes ini, ia menerapkan penghentian aktivitas pembelajaran. Hal ini dilakukan untuk memutuskan rantai penularan di internal ponpes.

BACA JUGA: Singgung Demo Omnibus Law, Akun @iwanfals Di-bully Warganet

Joko menambahkan dengan adanya temuan kasus ini, pihaknya bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman menghentikan pemberian rekomendasi operasional kepada ponpes lain. "Sementara belum memberikan rekomendasi dulu," ujarnya.

Ia menuturkan kabupaten ini memiliki 145 ponpes. Sementara ini, yang sudah mengajukan permohonan rekomendasi operasional sebanyak 60 ponpes. Dari jumlah itu, ada 25 ponpes yang telah mendapatkan rekomendasi. Adanya transmisi di sejumlah ponpes ini juga membuat Dinkes Sleman mengkaji ulang kebijakan pembelajaran tatap muka di Sleman.