Dua Warga Gunungkidul Dilaporkan Meninggal Dunia karena Corona

Ilustrasi mayat - Ist/Okezone
08 Oktober 2020 17:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jumlah kematian akibat Corona bertambah dua kasus pada Kamis (8/10/2020). Total hingga sekarang sudah ada 11 pasien corona yang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dua pasien yang meninggal dunia karena corona berasal dari Kapanewon Karangmojo dan Wonosari. “Satu pasien ada yang memiliki penyakit penyerta riwayat sakit jantung. Untuk yang meninggal, pemakaman juga menggunakan standar pemakaman Covid-19,” kata Dewi, kemarin.

Menurut dia, dengan tambahan dua kasus ini, maka kematian akibat Corona menjadi 11 kasus. selain ada tambahan kasus kematian, juga ada tiga tambahan kasus corona baru. Tiga pasien ini, satu berasal dari Kapanewon Semin dua berasal dari Kapanewon Wonosari. “Dari kasus baru ini ada satu kasus yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari Kapanewon Wonosari,” katanya.

BACA JUGA: Hasil Penelitian di Jepang, Virus Corona Baru Dapat Bertahan Hidup di Kulit Selama 9 Jam

Dewi mengungkapkan, untuk memutus mata rantai penularan, petugas kesehatan akan melakukan penelusuran terhadap kontak dengan pasien positif. “Apabila ada warga yang kontak erat, maka akan dilakukan swab untuk memastikan apakan tertular atau tidak,” katanya.

Total hingga Kamis pasien positif corona di Gunungkidul mencapai 258 kasus. Adapun rinciannya, 218 pasien sudah dinyatakan sembuh, 29 pasien masih menjalani perawatan. “Untuk yang meninggal ada 11 kasus,” katanya.

Ditambahkan Dewi, pengambilan specimen mencapai 5.589 sampel. Jumlah ini diperkirakan terus bertambah karena adanya tracing terhadap pasien positif maupun tes massal yang dilakukan oleh pemkab. “Hasil dari specimen 5.222 pengujian dinyatakan negatif, 258 sampel dinyatakan positif. Sedangkan sisanya sebanyak 109 spesimen masing menjalani uji laboratorium,” katanya.