Kasus Positif Covid-19 DIY Tambah 69 Orang, Total Tembus 3.000 Orang

Petugas medis mengambil sampel darah para pedagang dalam tes cepat atau Rapid Diagnostic Test (RDT) Covid-19 di Pasar Bantul, Bantul, Rabu (24/06/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
10 Oktober 2020 17:13 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 69 penambahan kasus positif pada Sabtu (10/10/2020). Sleman mendominasi penambahan ini sebanyak 49 kasus. Sementara 13 kasus dinyatakan sembuh. Dengan penambahan ini total kasus positif DIY tembus 3.000 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisilinya meliputi Kota Jogja 6 kasus, Bantul 5 kasus, Kulonprogo 1 kasus, Gunungkidul 8 kasus dan Sleman 49 kasus. “Berdasarkan pemeriksaan pada 607 sampel dari 560 orang,” ujarnya.

Baca juga: Ini Cara Memakai Masker Kain yang Benar Menurut WHO

Dilihat dari riwayatnya, penambahan terdiri dari tracing kasus positif 45 kasus, periksa mandiri 1 kasus, skrining karyawan 3 kasus, perjalanan luar daerah 4 kasus dan dalam ppenelusuran 16 kasus. dari 45 kasus dengan Riwayat tracing kasus positif, 32 diantaranya merupakan hasil tracing kasus pondok pesantren di Sleman.

Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 5 kasus, Bantul 1 kasus, Kulonprogo 5 kasus dan Sleman 2 kasus. dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 3.029 kasus, dengan 2.236 kasus sembuh dan kasus meninggal masih tetap 78 kasus.

Dengan jumlah itu maka kasus aktif DIY saat ini sebanyak 659 kasus, dengan recovery rate 75,10% dan fatality rate 2,64%. Lalu penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 23 bed dan non kritikal sebanyak 162 bed, masing-masing masih tersisa 25 bed dan 242 bed.