Advertisement

Pemda DIY Perpanjang Bantuan Hidup 1.296 Mahasiswa Korban Bencana

Abdul Hamied Razak
Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB
Abdul Hamied Razak
Pemda DIY Perpanjang Bantuan Hidup 1.296 Mahasiswa Korban Bencana Gubernur DIY, Sri Sultan HB X,saat ditemui wartawan di Kepatihan, Jumat (17/10/2025). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) memastikan bantuan biaya hidup bagi 1.296 mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana tetap berlanjut. Perpanjangan dukungan ini diberikan agar mereka dapat menyelesaikan pendidikan tanpa harus menghadapi risiko putus kuliah.

“Prinsipnya, jangan sampai ada dari 1.296 mahasiswa tersebut yang DO karena orang tuanya tidak mampu mengirim lagi. Jangan sampai,” ujar Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X di Kompleks Kepatihan, Selasa (13/1/2026).

Advertisement

Sultan mengungkapkan, perpanjangan bantuan ditempuh lewat skema estafet pendanaan antara sektor perbankan dan Pemda DIY. Tahap awal dilakukan oleh perbankan yang tergabung dalam Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY, sebelum nantinya dilanjutkan sepenuhnya oleh Pemda DIY.

“Nanti akan disambung dari pemda selama enam bulan, dengan harapan dalam waktu tersebut orang tua sudah bisa membantu kembali,” jelas Sultan.

Pada masa transisi, sektor perbankan mengalirkan tambahan dana sebesar Rp500 juta. Suntikan dana ini diproyeksikan mencukupi kebutuhan biaya hidup mahasiswa selama kurang lebih 1,5 bulan sebelum skema dilanjutkan Pemda DIY.

“Yang terpenting, mahasiswa menerima biaya hidup untuk mengurangi beban orang tua,” tambah Sultan.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Sri Darmadi Sudibyo menyebut dukungan itu merupakan bentuk konsistensi sinergi antar-lembaga untuk menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa terdampak bencana. Penyaluran tetap dilakukan melalui Bank BPD DIY seperti mekanisme sebelumnya.

“Kami menyampaikan dana biaya hidup ini agar teman-teman mahasiswa bisa terus bersekolah dan menyelesaikan studinya dengan baik,” ucap Sri Darmadi.

Program bantuan ini merupakan kelanjutan dari fase pertama yang dirancang berlangsung selama enam bulan. Dengan adanya dukungan tambahan dari sektor perbankan, Sri Darmadi berharap keluarga mahasiswa terdampak bencana memiliki ruang waktu yang cukup untuk memulihkan kondisi ekonomi.

Setiap mahasiswa tercatat menerima bantuan sekitar Rp300.000 per bulan yang disalurkan melalui kelompok mahasiswa di bawah pengelolaan Bank BPD DIY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji

Kisah Inspiratif: Penjual Es Kelapa Daftarkan 24 Keluarga untuk Haji

News
| Selasa, 13 Januari 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Tren Wisata 2026: Bangkok Teratas, Bali 10 Besar Dunia

Wisata
| Selasa, 13 Januari 2026, 16:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement