Kesbangpol Gunungkidul Targetkan Banpol Rp1,1 Miliar Cair Triwulan II
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Kondisi longsor di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Kamis (26/3/2026). istimewa BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jalur utama penghubung Kabupaten Gunungkidul dengan Klaten kembali lumpuh total setelah tebing di kawasan Tanjakan Clongop, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari, mengalami longsor pada Kamis (26/3/2026) dini hari.
Material longsor berupa bongkahan batu besar dan tanah menutup seluruh badan jalan, sehingga akses transportasi warga di perbatasan wilayah tersebut terhenti sementara.
Insiden ini merupakan kejadian keempat dalam kurun waktu kurang dari satu bulan di titik yang sama. Meskipun upaya mitigasi seperti pemlesteran tebing dengan cor beton telah dilakukan, kondisi tanah yang labil serta intensitas hujan deras yang tinggi membuat struktur lereng tidak mampu menahan beban material.
“Dalam dua hari ini sudah terjadi dua kali longsor. Total dalam waktu kurang dari sebulan ada empat kali longsor di titik yang sama,” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Edy Winarya, saat memberikan keterangan pada Kamis siang.
Edy menjelaskan bahwa status jalan tersebut merupakan wewenang Pemerintah DIY (Jalan Provinsi), sehingga langkah penanganan permanen sepenuhnya bergantung pada kebijakan tingkat provinsi. Saat ini, personel gabungan baru bisa melakukan pembersihan material agar jalan dapat segera dilalui kembali, namun ancaman longsor susulan masih sangat tinggi.
“Solusinya kami serahkan ke Pemerintah DIY karena status jalan milik provinsi. Longsor susulan masih sangat mungkin karena di atas tebing masih ada rekahan yang dapat longsor kapan saja,” tambah Edy.
Ia bersyukur tidak ada korban jiwa dalam rentetan kejadian ini, meskipun material batu yang jatuh berukuran cukup besar dan sangat membahayakan pengendara.
Sementara itu, Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto, mengimbau para pengguna jalan untuk sementara waktu menghindari jalur Tanjakan Clongop, terutama saat cuaca mendung atau terjadi hujan lebat.
Pengendara disarankan mencari rute alternatif yang lebih aman guna meminimalkan risiko terjebak material longsor di area perbukitan tersebut.
“Bisa lewat Jelok di Kalurahan Watugaluh atau jalur Serut. Sebenarnya, kalau tidak hujan jalur Clongop tetap aman dilewati,” jelas Eko.
Pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pembersihan material dilakukan secara cepat setiap kali terjadi longsor guna menjaga kelancaran aktivitas ekonomi warga di wilayah Gedangsari.
Foto istimewa BPBD Gunungkidul
Kondisi longsor di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Kamis (26/3/2026). istimewa BPBD Gunungkidul
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Gunungkidul menargetkan pencairan bantuan keuangan partai politik sebesar Rp1,17 miliar pada triwulan kedua 2026.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.