Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Proses pemantauan longsor di Tanjakan Clongop di Padukuhan Plasan, Watugajah, Gedangsari, Selasa (3/3/2026) malam.istimewa BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Akses jalan di Tanjakan Clongop, Padukuhan Plasan, Kalurahan Watugajah, Kapanewon Gedangsari, ditutup sementara sejak Selasa (3/3/2026) malam. Penutupan dilakukan setelah material longsor menutup badan jalan penghubung Gedangsari–Wedi, Klaten.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa siang memicu sejumlah kejadian bencana, termasuk longsor di Gedangsari.
Ia menjelaskan, tebing setinggi sekitar 15 meter dengan panjang 20 meter di Tanjakan Clongop ambrol pada Selasa sekitar pukul 21.30 WIB. Material longsoran langsung menutup akses jalan menuju wilayah Wedi, Kabupaten Klaten.
"Jalan tidak bisa dilewati karena tertutup longsoran," kata Purwono, Rabu (4/3/2026).
Potensi Longsor Susulan Masih Mengancam
Menurut Purwono, penutupan dilakukan karena masih ada potensi longsor susulan. Selain itu, proses evakuasi material longsoran juga masih dalam tahap koordinasi lintas pihak.
"Upaya penanganan masih dalam koordinasi," katanya.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan karena cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Untuk sementara, pengguna jalan diarahkan melewati jalur alternatif melalui Kalurahan Sampang atau Jelok di Kalurahan Mertelu, Gedangsari.
"Untuk jalur di Tanjakan Clongop belum bisa dilalui," katanya.
Jalur Rawan Longsor Saat Musim Hujan
Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto, menuturkan jalur Tanjakan Clongop memang dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan. Bahkan pada Sabtu (28/2/2026) sebelumnya juga terjadi longsor dengan material berupa empat batu berukuran besar.
"Untuk memindahkan dilakukan menggunakan alat pemecah dan derek. Sebab, jika didorong manual sulit karena material batu yang besar," katanya.
Lurah Watugajah, Hariyanto, menambahkan kondisi tebing di jalur baru Tanjakan Clongop masih labil dan berisiko longsor, terlebih saat hujan terus-menerus mengguyur.
"Jangankan saat musim hujan. Wong saat kemarau ada material batu dari tebing yang longsor," kata Hariyanto.
Ia berharap ada solusi permanen dari pemerintah untuk meminimalkan potensi longsor agar tidak membahayakan pengguna jalan. Menurutnya, penanganan berupa pemlesteran tebing yang dikepras sudah dilakukan, namun belum menyeluruh.
"Harapannya bisa diplester semua sehingga mengurangi risiko batuan runtuh atau potensi longsor karena hujan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
AI membuat pekerjaan kantoran makin terancam. Gen Z mulai melirik profesi teknis dan kerah biru yang menawarkan gaji tinggi serta sulit digantikan teknologi.
Remaja Korsel kini memilih SMK semikonduktor daripada kuliah. Lulusan langsung bekerja di Samsung dengan gaji Rp1,99 M/tahun, bonus hingga Rp7,1 M. AS juga keku
Ganda putra Indonesia punya 10 gelar juara dunia, terbanyak sepanjang sejarah. Fajar/Shohibul Fikri jadi tumpuan di BWF World Championships 2026 India. Bisa tam
Porsche Taycan dikabarkan bakal dihentikan produksinya pada 2030. Laporan media Jerman menyebut manajemen dan dewan pekerja telah sepakat. CEO Michael Leiters b
Slipknot resmi mengumumkan perpisahan dengan Sid Wilson setelah hampir tiga dekade bersama. Alasan keluarnya sang DJ masih menjadi misteri.