Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi bantuan
Harianjogja.com, KULONPROGO - Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH) di Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Kokap, akhirnya memperoleh bantuan sosial (bansos) beras setelah sebelumnya sempat tertunda karena pandemi Covid-19.
Koordinator PKH Kulonprogo, Totok Hariyanta mengatakan penyaluran bansos beras kepada 493 KPM di Hargomulyo itu dilakukan pada Jumat (9/10/2020) kemarin. Penyaluran ini berdasarkan hasil koordinasi antara pihaknya dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo, Perum Bulog DIY dan relawan Covid-19 Hargomulyo.
"Penyaluran dilakukan di 11 titik yang terdiri dari tempat pak Dukuh, balai desa dan rumah-rumah warga. Setiap titik sekitar 50 KPM. Adapun setiap KPM mendapat jatah dua kali penyaluran [Tahap Agustus-September] sehingga masing-masing memperoleh 30 Kg," kata Totok, kepada awak media, Senin (12/10/2020).
Baca Juga: Covid-19 di Kulonprogo Mengalami Tren Peningkatan Kasus Harian
Totok menjelaskan dalam penyaluran ini tetap memperhatikan protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, jaga jarak, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan dengan air yang mengalir. "Kami tidak sampai menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), tapi yang pasti protokol Kesehatan tetap dijalankan," ujarnya.
Totok menerangkan untuk penyaluran tahap ketiga atau Oktober, rencananya dilakukan pada minggu ketiga bulan ini. Jika tidak ada kendala, penyaluran di Hargomulyo akan dibarengkan dengan daerah lain di Kulonprogo.
Diberitakan sebelumnya, penyebaran Covid-19 di Hargomulyo, Kokap yang salah satunya memunculkan klaster arisan menyebabkan penyaluran bansos beras bagi 493 KPM di sana terpaksa ditunda.
Berdasarkan jadwal, penyaluran di Hargomulyo, berlangsung pada 17-26 September 2020. Namun penyaluran harus ditunda karena di kalurahan tersebut terjadi penularan Covid-19 yang menjangkiti puluhan warga. Penyebaran virus itu berawal dari arisan RT di Dusun Tlogolelo, Hargomulyo kemudian menyebar ke dusun tetangga yakni Dusun Pripih, Hargomulyo.
Baca Juga: Mulai Hujan, Warga Kota Jogja Diminta Bersiap
Kepala Dinsos P3A Kulonprogo, Yohannes Irianta mengatakan teknis penyaluran bansos beras di kalurahan yang terpapar Covid-19 bakal dilakukan dengan cara berbeda. Pengambilan bantuan oleh KPM nantinya dilakukan secara kolektif, tidak seperti kalurahan lain yang dipusatkan di dusun atau langsung rumah KPM.
"Nanti dimungkinkan adanya pengambilan secara kolektif. Teknis seperti ini dibolehkan untuk meminimalisir penularan Covid-19," ucapnya.
Penyaluran bansos beras ini menyasar 30.688 KPM yang tersebar di 87 kalurahan dan satu kelurahan di Kulonprogo. Bantuan ini merupakan program dari pemerintah pusat dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Besaran bansos yang diberikan per KPM adalah 15 Kg selama tiga bulan, mulai Agustus sampai dengan Oktober. Namun, penyaluran Agustus digabungkan dengan September, sehingga pada September kemarin per KPM menerima 30 Kg sekaligus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jepang menang 1-0 atas Islandia dalam laga uji coba jelang Piala Dunia 2026. Momen ini juga menjadi laga perpisahan kapten Maya Yoshida di Stadion Nasional Toky
Rempah alami seperti bawang putih, kunyit, jahe, dan rosemary diketahui dapat membantu menurunkan kolesterol jahat. Simak penjelasan ilmiah dan cara konsumsinya
KTM terseret skandal dugaan manipulasi motor off-road agar bisa digunakan di jalan raya. Investigasi media Eropa mengungkap praktik penurunan tenaga mesin sebel
Pertamina resmi mengubah harga BBM non-subsidi mulai 1 Juni 2026. Pertamax Turbo naik menjadi Rp20.750 per liter, sementara Dexlite dan Pertamina Dex turun lebi