Disiplin Pakai Masker Tetap Bisa Modis

Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker. - Harian Jogja/Dok
16 Oktober 2020 20:17 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Disiplin menggunakan masker bukan berarti tak bisa modis. Jika cemas riasan dan lipstik tak terlihat selama menggunakan masker, ada beberapa cara agar tetap terlihat modis.

"Banyak yang bertanya percuma dong pengen dandan tapi harus pakai masker? Caranya kalau buat cewek yang mau kondangan atau akad dengan protokol new normal, maskernya pasti harus yang bagus dulu," kata Sophie Tobelly, seorang Lifestyle Blogger dan Fashion Designer dalam acara Forum Group Discussion "Maskerku, Lipstikku", Jumat (16/10/2020) yang digelar melalui zoom meeting.

BACA JUGA : Agar Tak Merasa Terpaksa, Begini Cara Menumbuhkan

Masa pandemi menuntut masyarakat modis tanpa melepas masker. Menurut Sophie, hal itu bisa diakali dengan membuat masker yang selaras atau cocok dengan busana yang digunakan.

Misalnya saat kondangan, masyarakat bisa menggunakan masker yang terbuat dari bahan yang sama dengan busana pesta mereka. "Contohnya saat menjahitkan kebaya, sisa bahan kebaya itu bisa dijadikan masker, biayanya hanya Rp10.000," kata Sophie.

Di awal masa pandemi, masker scuba menjadi tren di kalangan masyarakat umum. Bahannya yang ringan dan tipis membuat orang lebih mudah untuk bernafas di balik masker. Apalagi masker scuba dikemas dalam motif bibir tersenyum atau berbagai ekspresi wajah. Namun ternyata masker scuba kini dilarang karena tak sesuai standar.

"Jangan buru-buru dibuang. Kalau masih ingin pakai [masker scuba aneka motif unik], pakai masker sesuai standar dulu, baru dirangkap pakai masker scuba," kata Sophie.

Tak lupa Sophie mengingatkan masyarakat yang tetap berdandan meski menggunakan masker untuk rajin mengganti masker kainnya tiap empat jam sekali. "Bedak dan lipstik yang menempel itu kan juga kotor. Harus rajin diganti. Harus langsung dicuci juga," kata Sophie.

BACA JUGA : Kalangan Milenial di Jogja Paling Banyak yang Melanggar

Menggunakan masker wajib hukumnya untuk menghambat penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Psikolog dari Pradipa Konsultan, Santa Evelin Sitepu mengatakan berdasar penelitian dan eksperimen dari Amerika Serikat, orang-orang yang tidak menggunakan masker cenderung membuat orang lain merasa aman mendekati mereka.

"Jadi kalau tidak pakai masker, orang lain akan lebih merasa aman dekat-dekat tanpa rasa takut. Padahal jaga jarak harus diterapkan," kata Evelin.

Evelin mengatakan pendisiplinan masyarakat untuk menggunakan masker harus disesuaikan dengan usia dan karakter mereka. Pendekatan kepada anak-anak tentu berbeda dengan pendekatan kepada remaja atau orang dewasa.

"Yang paling penting adalah pengubahan pola pikir dengan reinforcement yang positif. Hukuman seperti push up itu tidak efektif. Denda mungkin akan lebih efektif pada orang dewasa," kata Evelin.