Positif Covid-19 di Kulonprogo Tembus 220 Kasus

Ilustrasi. - Freepik
22 Oktober 2020 18:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo kembali bertambah. Terbaru ada lima kasus baru yang diumumkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Kamis (22/10/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati menerangkan lima kasus baru itu adalah KP-216, laki-laki, 41, Panjatan; KP-217, perempuan, 26, Lendah; KP-218, laki-laki, 40, Panjatan; KP-219, laki-laki, 40, Panjatan dan KP-220, laki-laki, 42 Kokap.

Untuk KP-216, KP-218 dan KP-219 merupakan pelaku perjalanan dari Cirebon, Jawa Barat. Mereka merupakan rekan kerja dari perusahaan swasta yang pulang ke Kulonprogo dan diketahui terinfeksi Covid-19. Sementara untuk KP-217 adalah kontak erat dari KP-212.

"Untuk KP-220 masih kami selidiki penyebabnya," kata Baning kepada awak media, Kamis (22/10). Satu dari lima penderita itu, yakni KP-220, dirawat di RS Hardjolukito, sedangkan lainnya di Rumah Singgah Teratai, RSUD Wates.

BACA JUGA: Libur Panjang, Kemenhub Perketat Titik Pemeriksaan Mudik

Di hari yang sama gugus tugas juga mengumumkan kesembuhan empat penderita yakni KP-143, Pengasih; KP-202, Lendah; KP-166, Lendah, dan KP-199 Lendah.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, saat ini total penderita Corona di Bumi Menoreh mencapai 220 kasus dengan rincian 156 sembuh, 11 isolasi rumah sakit, 47 isolasi mandiri dan enam meninggal dunia.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana mengimbau masyarakat di Kulonprogo untuk selalu ingat 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan menjauhi kerumunan. Ia juga menekankan agar selama pandemi ini belum berakhir, jangan melakukan kontak fisik seperti jabat tangan.

Di samping itu, Fajar juga meminta kepada para perantau untuk menunda pulang kampong. Saat ini pihaknya masih terus berupaya menstabilkan kondisi kasus Covid-19 di Kulonprogo yang dalam beberapa terakhir ini didominasi oleh pemudik.

“kami minta kepada perantau jangan pulang dulu, karnea Kulonporogo saat ini zona kuning, kalau banyak yang pulang dan itu membawa virus bisa-bisa nanti jadi zona merah. Di sisi lain masyarakat di Kulonprogo harus selalu berhati-hati dan mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.