OPINI: Prestasi Tak Berhenti di Gerbang PTN, Saatnya Mengubah Persepsi terhadap PTS
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Angin kencang yang tumbang di Jalan Solo-Harian Jogja/Hery Setiawan (ST18)
Harianjogja.com, SLEMAN--Sejumlah wilayah di Kapanewon Kalasan diterjang angin kencang. Akibatnya kejadian itu, beberapa pohon-pohon dilaporkan tumbang. Rumah milik warga juga turut menderita kerusakan tingkat ringan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sleman, Makwan mengatakan bahwa pada Jumat, (30/10/2020) pukul 13.45 WIB wilayah DIY berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Menginjak pukul 14.15 WIB, pantauan cuaca juga memprediksi hujan juga disertai petir dan angin kencang, terutama di Sleman (Tempel dan Turi) dan Kulonprogo (Nanggulan, Kokap dan Girimulyo).
“Perkiraan itu dapat meluas hingga beberapa kecamatan lain di Sleman dan Kulonprogo. Kota Yogyakarta pun turut kena imbasnya. Kondisi itu pun mulanya diperkirakan terjadi hingga pukul 15.45 WIB,” katanya.
BACA JUGA: Arab Saudi Izinkan Jemaah Umrah Luar Negeri Masuk 1 November 2020
Angin kencang pun terpantau di sejumlah titik. BPBD Sleman mencatat hingga pukul 17.00 WIB beberapa infrastruktur rusak dan pohon-pohon tumbang. Salah satunya, sebuah pohon munggur berdiameter 30 cm yang berlokasi di Kelurahan Tirtomartani, Kalasan tumbang dan menutupi lalu lintas Jalan Solo.
Selain itu, dua buah pohon di Kelurahan Purwomartani juga dilaporkan tumbang. Satu pohon menimpa teras rumah milik warga. Sementara satu pohon lagi menimpa jaringan listrik dan dapur milik warga.
Selain pohon tumbang, beberapa bangunan juga dilaporkan mengalami kerusakan. Sebuah masjid di Dusun Gendingsari, Sembir, Kelurahan Tirtomartani, Kalasan atapnya berterbangan. Masih di lokasi yang sama, atap dapur dan kamar milik warga rusak akibat angin kencang.
Bergeser sedikit ke Dusun Gendingsari, asbes rumah milik seorang warga juga berterbangan. Sementara itu, seorang warga juga dilaporkan mengalami memar setelah tertimpa genting rumah yang terbang diterjang angin kencang.
Tak hanya Kalasan, dampak angin kencang juga tercatat di Kelurahan, Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik. Sebuah pohon berdiameter 30 cm tumbang dan menimpa jaringan listrik.
Kepada Harianjogja.com, Makwan mengatakan bahwa BPBD Sleman hingga pukul 18.00 WIB masih melakukan penanganan terhadap wilayah terdampak angin kencang. Besar kemungkinan catatan kerusakan maupun dampak angin kencang akan bertambah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prestasi siswa tak hanya diukur dari keberhasilan masuk PTN. Perguruan tinggi swasta (PTS) juga menawarkan pendidikan berkualitas dan peluang ber
Iran menegaskan kendali atas Selat Hormuz, Teluk Persia, dan Teluk Oman serta memperingatkan kapal yang melintas di luar jalur yang ditetapkan.
DPRD Kota Jogja meminta anggaran 2027 memprioritaskan kebutuhan masyarakat di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat.
SKK Migas menyebut UEA akan mengirim hingga 30 juta barel minyak ke Indonesia tanpa biaya, termasuk modal kerja dan biaya kapal.
OJK membekali sekitar 500 pelajar Sekolah Rakyat dengan literasi keuangan dan keterampilan digital untuk mencegah penipuan serta mengembangkan potensi.
Sri Sultan HB X mendorong pelatihan kerja berbasis potensi kalurahan untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, dan peluang usaha warga DIY.