Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Dua orang melintas di jembatan bambu yang dibuat melintang di atas danau kecil di kawasan Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Senin (2/11/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perubahan alur sungai bawah tanah di Pantai Baron mengakibatkan danau kecil seluas sekitar 1.000 meter persegi. Fenomena ini merupakan siklus rutin yang terjadi setiap lima tahun sekali.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono, mengatakan danau kecil ini berada di dekat tempat pelelangan ikan di Pantai Baron. Panjangnya sekitar 50 meter dengan lebar 20 meter. Kedalaman bervariasi dari 50 sentimeter hingga sepinggang orang dewasa.
BACA JUGA: Diterjang Ombak, Warung dan Fasilitas Umum di Pantai Glagah Porak Poranda
Danau ini membuat pengunjung yang ingin menuju pantau harus melewati jembatan bambu yang dibuat warga. Jika tidak, pengunjung bisa sedikit memutar dan melewati tanah berpasir di sisi barat yang lokasinya berada di dekat posko SAR. “Memang tidak menutupi seluruh area. Jadi, pengunjung bisa memilih lewat jembatan dari bambu atau jalur kering di dekat posko untuk bisa sampai di pantai,” kata Marjono saat ditemui di Posko SAR Satlinmas, Senin (2/11/2020).
Dia menjelaskan fenomena danau kecil di Pantai Baron bukan hal yang baru karena terbentuk setiap lima tahun sekali. Hal ini tak lepas dari perpindahan alur sungai bawah tanah, yang semula mengalir ke sisi timur menuju ke sisi selatan atau langsung mengalir ke laut.
“Ya sekarang seperti danau kecil karena sudah tidak ada aliran airnya karena sungai bawah tanah langsung menuju ke laut,” tutur dia.
BACA JUGA: Orang Kaya Inggris Ini Menambang Berlian dari Langit
Terbentuknya danau kecil ini juga disebabkan musim kemarau yang relatif lebih pendek. Akibatnya tidak semua pasir di pantai bisa tersapu dengan sempurna sehingga menimbulkan fenomena unik ini.
“Kalau biasanya saat aliran ke timur, muncul fenomena gundukan pasir mirip pulau kecil karena terpisah aliran air sungai bawah tanah. Tapi saat aliran berubah ke selatan, menghilangkan fenomena itu [pulau kecil], tapi tahun ini sedikit berbeda karena muncul adanya danau kecil,” katanya.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Surisdiyanto, terus mengimbau kepada wisatawan untuk berhati-hati saat bermain di kawasan pantai “Imbauan tidak hanya kepada pengunjung, tapi berlaku pada nelayan. Misalnya, saat melaut harus memakai jaket pelampung untuk keselamatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Simak jadwal KRL Jogja-Solo terbaru dari Palur hingga Stasiun Yogyakarta, lengkap dengan waktu keberangkatan setiap stasiun.
Tiga orang yang disebut anggota OPM tewas dalam kontak senjata dengan TNI di Distrik Eral Makawia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Cristiano Ronaldo mengisyaratkan musim 2026-27 bisa menjadi tahun terakhirnya sebagai pesepak bola profesional setelah karier lebih dari 20 tahun.
PLN menyiagakan 45.000 personel di 2.275 titik untuk menjaga keandalan listrik HUT RI ke-81 dengan cadangan daya 9 GW.
Apple mengusulkan komisi 15% untuk transaksi melalui tautan pembayaran di luar App Store. Tarif berbeda berlaku bagi pengembang tertentu.