Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah pengunjung melintasi kawasan Malioboro pada masa uji coba Malioboro Pedestrian, Rabu (4/11/2020). Harian Jogja-Lugas Subarkah.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY dan Pemkot Jogja mulai menerapkan uji coba Malioboro pedestrian dan rekayasa lalu lintas giratori di jalan sekitar Malioboro selama dua pekan, mulai Selasa (3/11/2020). Di hari pertama dan kedua uji coba, sejumlah pedagang keluhkan omzet yang turun drastis.
Salah satu pedagang kuliner yang berlokasi di Jalan Perwakilan, Omah Geprek Nylekit, Rini, menjelaskan di hari pertama uji coba, dari buka pukul 11.00 WIB hingga tutup pukul 23.00 WIB, warungnya hanya mendapat pemasukan Rp100.000, dari sekali transaksi.
“Biasanya pendapatan enggak segitu, ya Rp1 juta kalau hari biasa. Sabtu-Minggu lebih banyak. Saya kan karyawan tiga, kalau satu hari Cuma dapat Rp100.000, kalau nanti dua pekan diberlakukan terus gimana?” ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (4/11).
Kondisi serupa kata dia, juga terjadi pada pegdagang kuliner baik kios maupun warung tenda lainnya. Di malam hari yang biasanya ramai pengunjung, malam itu juga nampak sepi, sehingga tukang becak dan parkir di sekitar Jalan Perwakilan pun nyaris tidak ada pemasukan.
Ia mengungkapkan pada beberapa kali uji coba Malioboro Pedestrian sebelumnya, dampaknya tidak sebesar sekarang. Hal ini menurutnya, dipengaruhi rekayasa lalulintas giratori di sekitar Malioboro yang membuat banyak masyarakat bingung mau masuk Malioboro.
Ketua PKL Malioboro hingga Ahmad Yani (Pemalni), Slamet, menuturkan uji coba ini berdampak pada penurunan omzet sampai 70%. Ia melihat banyak masyarakat yang kebingungan baik untuk akses masuk Maliobor maupun mencari tempat parkir.
Meski mungkin hal ini hanya faktor karena belum terbiasa, menurutnya pengadaan kantong parkir tetap diperlukan. “Dulu ada wacana dibangun tiga titik kantong parkir dengan angkutan penghubung untuk masuk malioboro. Tapi sampai sekarang kan belum ada realisasi,” ungkapnya.
Saat ini kata dia, di Malioboro terdapat setidaknya 3.500 PKL, dengan anggota Pemalni sendiri sebanyak 450 PKL. Ia berharap Pemda DIY dan Pemkot Jogja dapat mengkaji ulang kebijakan Malioboro Pedestrian, karena yang paling terdampak adalah pelaku ekonomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pakar Vulkanologi UGM Prof. Agung Harijoko menjelaskan enam gunung api aktif bersamaan merupakan fenomena alami dalam proses geologi.
Malone Lam, pemuda Singapura 22 tahun, mengaku bersalah dalam kasus pencurian kripto US$245 juta dan menjalani gaya hidup mewah.
BMKG memantau sebaran abu vulkanik dari lima gunung api pada 10 September 2026. Simak wilayah yang terdampak dan imbauannya.
Dinkes Bantul menduga jalur makanan matang dan mentah di SPPG Patalan 2 memicu kontaminasi bakteri dalam kasus keracunan MBG.
Tiga kapal TNI AL dikerahkan dalam pencarian jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau.