Sempat Melesat di Kualifikasi Moto3 Junior, Ramadhipa Raih 9 Poin
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Gandung Pardiman./Ist
Harianjogja.com, BANTUL - Anggota DPR RI, Gandung Pardiman mengajak masyarakat untuk melawan semua informasi hoaks berkaitan dengan Coronavirus Disease atau Covid-19. Menurut dia masih banyak informasi hoaks Covid-19 yang bertebaran bahkan ada juga yang masih belum percaya terkait adanya penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 tersebut.
Hal tersebut membuat masyarakat abai dalam melakukan disiplin protokol kesehatan sehingga kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari. Informasi hoaks tersebut di antaranya soal Covid-19 hanya konspirasi global, virus corona tidak tahan dalam cuaca panas dan sebaliknya dalam cuaca dingin, minum ramuan tertentu dapat kebal terhadap corona.
"Ada bias informasi tentang Covid-19 di masyarakat dan masih ada aja yang tidak percaya," kata Gandung Pardiman, Sabtu (7/11/2020).
Baca juga: Simak Manfaat Tersembunyi Peregangan Otot
"Bagi yang tidak percaya mungkin karena belum kena saja. Kalau sudah kena, terpapar Covid-19 baru percaya," tambah Gandung.
Gandung mengatakan Covid-19 merupakan penyakit baru yang masih dalam penelitian cara menangkal dan mengobatinya. Meski ditemukan vaksin namun masih terus dianalisis sehingga yang harus dilakukan masyarakat saat ini adalah tetap disiplin protokol kesehatan minimal dengan 4M, yakni memakai masker dengan baik dan benar, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan.
"Hanya dengan disiplin protokol kesehatan pandemi ini cepat berlalu. Tanpa disiplin protokol kesehatan membuat pandemi tidak berakhir," ucap dia.
Lebih lanjut Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DIY ini punya pengalaman menarik dengan orang yang tidak percaya Covid-19. Suatu waktu dia bertemu seseorang dan seseorang itu mengajak bersalaman. Dia kemudian menolaknya dan mengganti dengan salam mengepal. Namun orang itu malah mengejek dan memegang tangannya. Padahal dirinya berupaya menjalankan protokol kesehatan.
Namun demikian dia tidak memperpanjang persoalan tersebut. Bagi Gandung orang yang tidak percaya adanya Covid-19 karena belum merasakan langsung atau belum ada kerabat dekatnya yang terpapar. Dia mengingatkan faktanya saat ini banyak yang terpapar Covid-19 bahkan sampai ada yang meninggak dunia.
Baca juga: Cangkringan Zona Hijau, Pengungsi Belum Perlu Jalani Rapid Test
"Bagi yang orang tanpa gejala mungkin tidak masalah dan cepat sembuh. Kalau sudah akut lendir di tenggorokan katanya akan mengental seperti lem, masuk tidak bisa dan keluar juga tidak bisa sehingga harus pakai alat bantu ventilator," kata Gandung. Tapi baik OTG atau akut, keduanya dapat menularkan kepada orang lain.
Karena itu pria kelahiran Februari 1953 ini tidak bosan-bosannya dalam berbagai pertemuan dengan masyarakat selalu mengingatkan disiplin protokol kesehatan agar pandemi cepat berlalu sehingga ekonomi kembali bangkit, "Perlu kesabaran dalam menjalankan protokol kesehatan," ucap Gandung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) yang turun di ajang Moto3 Junior World Championship, M. Kiandra Ramadhipa, tampil kompetitif sepanjang balapan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.