Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida Dikaji, 32 Anak Divisum
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Angota Komisi VI DPR RI F-NasDem Subardi (tengah) saat menggelar pelatihan bagi kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menenengah (UMKM) serentak di tiga Kabupaten di DIY, Minggu (15/11/2020)./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN- Angota Komisi VI DPR RI F-NasDem Subardi menggelar pelatihan bagi kalangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serentak di tiga Kabupaten di DIY. Pelatihan ini merupakan program aspirasinya yang ditindaklanjuti bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian sebagai mitra kerja di Komisi VI.
Pelatihan serentak ini digelar di Sleman, Gunungkidul, dan Kulonprogo sejak 13 hingga 16 November 2020. Ada enam jenis pelatihan yang diikuti lebih dari 150 peserta, yakni pelatihan konveksi, elektronik, minuman herbal, olahan ikan, kosmetik dan bengkel las. Seluruh pelatihan ini dibekali oleh instruktur profesional dari kalangan pelaku usaha. Adapun peserta merupakan perwakilan dari lima rumah aspirasi Subardi di lima kabupaten/kota se DIY.
Subardi mendorong agar peserta serius mengikuti pelatihan. Semangat menjadi pengusaha harus ditumbuhkan meski baru merintis dengan usaha-usaha berskala mikro. “Niat menjadi wirausaha harus dimulai saat ini. Fokus dan tekuni potensi yang kalian miliki,” kata Subardi di sela kegiatan pelatihan, Minggu (15/11/2020).
Menurut politikus yang akrab disapa Mbah Bardi ini, untuk mencetak wirausaha tidak bisa serta merta dilakukan secara instan. Melalui pelatihan ini, ia optimis akan melahirkan banyak pengusaha baru. “Mencetak wirausaha tangguh, tidak bisa dilakukan sekejap. Perlu pembinaan yang fokus meningkatkan kualitas SDM. Saya yakin pelatihan ini adalah fase awal mencetak pengusaha baru," ujar Subardi.
Pelatihan ini merupakan gelombang kedua di tahun 2020. Sebelumnya pelatihan serupa digelar pada bulan Juli. Subardi menambahkan, semangat wirausaha dapat meningkatkan produktivitas dan mengurangi angka pengangguran.
“Sebagian yang ikut di gelombang pertama sudah berhasil eksis. Ada yang buka usaha konveksi, kerja sama dengan perancang busana. Ini contoh nyata, program aspirasi ini berjalan efektif. Banyak tumbuh wirausaha baru karena peserta yang lulus dipantau, didampingi dan diberi bantuan modal kerja,” terang Subardi. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.