Masyarakat Mengeluh Bandara YIA Terlalu Luas, Dewan DIY Langsung Sidak

Petugas kebersihan membersihkan ruang tunggu di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, Rabu (02/05/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
16 November 2020 18:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjoga.com, KULONPROGO--Komisi C DPRD DIY melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kulonprogo, Senin (16/11/2020). Sidak ini sebagai tindak lanjut atas adanya keluhan dari masyarakat tentang jauhnya jarak titik penjemputan penumpang ke terminal bandara.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY, Gimmy Rusdin Sinaga mengatakan pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat terkait kondisi di YIA, yang mana jarak dari titik penjemputan dan tempat parkir ke terminal terdekat dirasa sangat jauh. Oleh karena itu, dilakukan peninjauan di lapangan guna mengklarifikasi langsung keluhan tersebut kepada pihak Angkasa Pura 1 selalu pengelola YIA.

"Kedatangan kami untuk mengecek kondisi di YIA, karena banyak keluhan dari masyarakat jadi kalau penjemputan itu kok susah, jalan kakinya jauh, intinya itu," kata Gimmy, usai meninjau lokasi, Senin siang.

BACA JUGA: Tak Tahu Kantor Disdukcapil Kulonprogo Ditutup, Sejumlah Warga Kecele

Setelah dilakukan peninjauan, Gimmy menyimpulkan bahwa jarak yang ditempuh sejatinya tidak terlalu jauh, karena hanya berkisar 100 sampai 200 meter. Jarak itu lanjutnya terasa jauh jika penumpang membandingkannya dengan Bandara Adisucipto, Sleman. Namun jika dibandingkan dengan bandara sejenis dengan artian memiliki luas yang hampir sama, semisal Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, maka jarak di YIA terasa lebih pendek.

"Setelah kami cek sebenarnya tidak terlalu jauh, hanya sekitar 100 sampai 200 meter, walaupun begitu nanti dari pihak bandara akan melakukan evaluasi dan menyusun strategi lebih lanjut atas keluhan ini, salah satunya dengan menyediakan titik penjemputan khusus VIP," kata Gimmy.

Sementara itu PTS General Manager YIA, Agus Pandu Purnama menganggap bahwa kelurahan dari masyarakat itu muncul karena masyarakat belum terbiasa menggunakan layanan penerbangan di YIA, mengingat bandara ini belum lama beroperasi. Kemungkinan lainnya, kata Pandu, keluhan itu muncul karena masyarakat membandingkan bandara ini dengan Adisucipto.

"Kalau di Adisucipto lebih pendek, jaraknnya sekitar 50 meter, sudah sampai tempat parkir, sedangkan di sini kurang lebih 100 meter. Perbedaan jarak itu terjadi karena bandara ini sangat luas, berbeda dengan Adisucipto yang lebih kecil," jelasnya.