Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, JOGJA-Pandemi covid-19 masih terjadi di Indonesia, bahkan penambahan kasus harian meningkat dalam beberapa hari terakhir. Protokol Kesehatan pun harus terus ditegakkan di manapun kita berada, termasuk di Kantor Kelurahan.
Kantor Kelurahan menjadi lokasi yang berpotensi penularan virus coron karena membuka pelayanan kepada masyarakat, sehingga perlu benar-benar dijaga protokol kesehatannya. Kalurahan Ngupasan menjadi salah satu kantor Kelurahan yang sudah bagus penerapan protokok kesehatannya.
Lurah Ngupasan, Didik Agus, menjelaskan seluruh orang yang masuk kantor kelurahan wajib mematuhi protokol Kesehatan. “Bagi pengunjung, mulai dari sebelum memasuki kantor kelurahan, wajib mencuci tangan di tempat yang sudah disediakan di depan pintu msauk,” ujarnya, Senin (16/11/2020).
Saat memasuki kantor kelurahan, pengunjung wajib memakai masker. Jika lupa tidak membawa atau tidak punya, pihaknya juga menyediakan masker gratis. Menurutnya, masker masih menjadi pelindung paling ampuh megnhadapi covid-19, sehingga semua orang harus dengan kesadaran penuh menggunakan masker saat beraktivitas.
Di dalam kantor, meja pelayanan disekat menggunakan plastik setinggi sekira satu meter, sehingga meski berhadap-hadapan, petugas kelurahan tidak secara langsung tatap muka dengan pengunjung. Sekat plastic ini bertujuan menahan jika ada percikan droplet baik dari petugas kelurahan maupun pengunjung.
Kemudian di kursi tunggu, telah dipasangi tanda silang pada beberapa kursi, sehingga menyisakan separo kapasitas dengan jarak yang tidak berdekatan. Pengunjung pun tidak perlu khawatir bersentuhan dengan pengunjung lain karena jaraknya terjaga cukup jauh.
Di luar kantor kelurahan, pihaknya juga senantiasa menegakkan protokol Kesehatan di lingkungan masyarakat. Setiap rabu, petugas kelurahan akan melakukan sosialisasi protokol Kesehatan menggunakan speaker sehingga menjangkau seluruh warga.
Kemudian setiap sabtu malam, bersama petugas Kecamatan Gondomanan juga dilakukan edukasi protokol Kesehatan khusus di beberapa lokasi yang rawan keramaian seperti Alun-Alun Utara sisi barat, dimana kerap digunakan sebagai tempat nongkrong anak muda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.
Simak cara menyalakan genset saat listrik padam dengan aman agar terhindar dari korsleting dan kerusakan mesin.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bekerja sama dengan DPRD DIY menggelar bedah buku Cerdas Mengolah Sampah Mandiri Bersama Komunitas