Positif Covid-19 Tanpa Gejala, 15 Santri Bantul Isolasi Mandiri di Ponpes

Ilustrasi. - Freepik
17 November 2020 11:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 15 santri Pondok Pesantren Al-Imdad Pajangan Bantul menjalani isolasi mandiri di pesantren setempat selama 14 hari karena masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso mengungkapkan pihaknya sudah meminta pengasuh Al-Imdad untuk melakukan pembatasan aktivitas santri dan masyarakat sekitar pesantren dan tidak mendatangkan santri dari luar terlebih dahulu.

“Kebijakannya sama. Semua Ponpes dilarang memanggil santri, dilakukan pembatasan sosial, mobilitas dan warga yang diluar jangan keluar masuk pondok,” ucap Sri Wahyu, saat dihubungi Selasa (17/11/2020).

Baca juga: 83 Santri Putri di Ponpes Bin Baz Piyungan Bantul Reaktif Saat Rapid Test Massal

Soal keketatan pembatasan sosial, pria yang akrab disapa Oki ini menyerahkan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanangan Covid-19 tingkat kecamatan dan desa. Namun, pihaknya juga mendukung untuk kebutuhan logistik dan alat pelindung diri untuk santri positif yang menjalani isolasi tersebut.

Sebelumnya, disebutkan dari 15 santri yang positif Covid-19 terdiri 12 santri Al-Imdad Pajangan dan tiga orang santri Al-Imdad Pandak yang masih dalam satu yayasan, namun berbeda pengasuh.

Baca juga: 15 Santri Ponpes Al-Imdad Bantul Positif Covid-19

Kepala Sekolah Madrasah Aliyah (MA) Al-Imdad Pajangan, Durori mengatakan terkait adanya santri yang positif Covid-19 pihaknya sudah menyerahkan semua penanganannya pada Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid-19 tingkat kecamatan dan puskesmas Pajangan. “Silakan langsung saja ke kecamatan dan puskesmas,” kata Durori, melalui sambungan telepon.

Sementara Camat Pajangan, Anjar Arintaka menyatakan soal santri Al-Imdad Pajangan yang positif Covid-19 sudah ditangani Gugus Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten dan pesantren setempat.