Sepekan Berlalu, Pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari Belum Terungkap

Ilustrasi - Freepik
18 November 2020 15:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari dengan korban Sugiyanto, warga Ngasemrejo, Kalurahan Ngawu, Playen, Gunungkidul belum terungkap. Berselang satu pekan sejak kejadian, penyidik Polres Gunungkidul masih menyelidikinya.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan penyidik sudah memeriksa 16 saksi untuk mengungkap kasus ini. Namun, belum ada titik temu berkaitan dengan motif maupun pelaku pembunuhan. “Masih terus didalami dan penyelidikan masih berlangsung,” kata Suryanto kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

BACA JUGA: Pengajian Akbar Kanzus Sholawat Habib Lutfi di Pekalongan Diundur

Selain memeriksa belasan saksi, guna mengungkap kasus ini polisi juga memeriksa kamera CCTV yang terpasang di jalan. “Segala upaya akan terus kami lakukan guna mengungkap siapa pelaku maupun motif yang dilakukan dengan menghabisi nyawa korban,” katanya.

Kasus pembunuhan ini terjadi pada Rabu (11/11/2020) lalu. Sekitar pukul 03.00 WIB di jalur Jogja-Wonosari, tepatnya di Dusun Karangsari, Patuk, Kapanewon Patuk, seseorang tergeletak di pinggir jalan dengan beberapa luka tusuk. Warga yang menemukannya melapor ke petugas Polsek Patuk. Saat polisi datang ke lokasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

BACA JUGA: Ini Cara Mengecek Transfer BLT Guru Honorer Rp1,8 Juta

Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa, mengatakan kasus ini sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Gunungkidul.

Menurut dia, awalnya petugas tidak mengetahui indetitas korban karena hanya menemukan satu smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash AB 4610 NF. Kemudian, anggota Polres Gunungkidul yang mengenali korban hingga dilakukan proses klarifikasi. “Foto-foto korban kami perlihatkan dan ada titik terang terkait dengan identitas korban. Ini juga diperkuat pengakuan dari keluarga sehingga identitas korban bisa diketahui,” katanya.