IFI dan Ambarrukmo Gelar Festival Musik Prancis di Jogja
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
Dukungan yang diikuti puluhan anggota laskar, digelar di Joglo Sawah Tannuko, Sidoagung, Kapanewon Godean, Rabu (18/11/2020) malam. /Ist-dok
Harianjogja.com, SLEMAN- Mendekati hari pemilihan Pilkada Sleman pada 9 Desember, dukungan kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kustini-Danang terus bertambah. Kali ini 14 laskar keumatan PPP Sleman kompak dan solid mendukung pasangan calon nomor urut 3.
Dukungan yang diikuti puluhan anggota laskar tersebut, digelar di Joglo Sawah Tannuko, Sidoagung, Kapanewon Godean, Rabu (18/11/2020) malam. Dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, barisan laskar itu sepakat memenangkan pasangan Kustini-Danang, agar PPP jaya.
Koordinator 14 laskar tersebut, Alouvie, RM menuturkan dukungan kali ini diikuti oleh 14 laskar yang ada di wilayah Sleman Barat.
Baca juga: Pilkada Harus Ketat Protokol Pencegahan Covid-19 Agar Bangkitkan Ekonomi
Di antaranya Santri Kagol, Hamka Al-Fatih, Zerdadu Gazak, Hamka Jakal, AMK Santana, Laskar Saddam Husein, Laskar Paser, Moslem fighter GMK, GPK Tsa Bit Ah, Komandan Reaksi Cepat (KRC) Kalasan, Padepokan Sardulo Seto, GPK Cangkringan, GPKMacan Loreng, GPK Jakal.
"Deklarasi ini nanti akan kami lanjutkan untuk wilayah Sleman tengah, dan Sleman timur. Kami sepakat bersama dengan laskar PPP untuk mendukung Kustini Purnomo memimpin Sleman 2021 sampai 2024," ucap Louvie.
Dukungan puluhan organisasi laskar tersebut, diitegaskan Alouvie bukan karena sebuah retorika melainkan melihat realita. Pembangunan Sleman yang sudah maju harus berada di tangan yang tepat agar semakin maju.
"Saya kira jelas dari visi-misinya yaitu jujur, kreatif dan solutif. Sleman yang sudah maju ini akan tepat dipimpin oleh keduanya. Dan kami disini siap mendukung," jelas Louvie.
Baca juga: Bantu Pengungsi Merapi, Sukarelawan Harus Utamakan Prokes
Meskipun PPP mengusung pasangan calon lain, bagi Louvie dan anggota laskar lainnya yang mempunyai hak pilih adalah pribadi anggota itu sendiri. Dengan memberikan dukungan kepada Kustini-Danang, ia yakin PPP ke depan akan jaya.
"Kita ingin berperan aktif sebagai anak muda, Dengan bersama Kustini-Danang, kita akan bersama mewujudkan Sleman yang sejahtera," tandas Louvie.
Sementara, Kustini Sri Purnomo menyambut gembira dukungan dari sejumlah laskar di Kabupaten Sleman. Jumlah anggota yang rata-rata usianya masih muda, harus mempunyai peran aktif dalam pembangunan dan tidak cenderung hanya melihat dan berpangku tangan.
"Anak-anak muda adalah calon pemimpin masa depan. Harus dimulai sekarang dengan berperan dari tingkat lingkungan sekitar sampai di tingkat daerah. Salah satunya dengan berorganisasi untuk melatih logika dan nalar," imbuh Kustini.
Dilanjutkan Kustini Sri Purnomo, pemerintahan ke depan mempunyai tugas berat karena harus bisa mencari solusi yang tepat dan cepat dari dampak pandemi Covid-19. Dibutuhkan peran serta dari seluruh unsur masyarakat dan stakeholder untuk memastikan program dapat berjalan dengan baik.
"Dalam mewujudkan Sleman yang sejahtera lahir dan batin, kita membutuhkan kekuatan bersama. Sesarengan mbangun Sleman. Dan anak-anak muda laskar yang hadir malam ini juga termasuk yang akan menentukan arah Sleman ke depan," terang Kustini. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
Jari kesemutan, nyeri pergelangan, hingga tangan lemah bisa menjadi tanda repetitive strain injuries akibat terlalu lama menggunakan komputer dan gawai.
Australia mengalahkan Turkiye 2-0 pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026. Nestory Irankunda dan Connor Metcalfe menjadi pencetak gol kemenangan.
Curacao menjalani debut perdana di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jerman. Dick Advocaat berpeluang mencetak rekor sebagai pelatih tertua di turnamen.
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Polres Bantul menyita 115 botol miras ilegal dari sejumlah lokasi. Polisi juga menyoroti maraknya penjualan miras melalui sistem COD dan online.