Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menelusuri penularan COVID-19 di sekolah dasar, Kapanewon Patuk, yang menyebabkan tiga guru dan dan dua siswa terkonfirmasi positif COVID-19.
"Benar, ada tiga guru dan dua murid di Kapanewon Patuk yang positif COVID-19. Saat ini, kami masih melakukan penelusuran masyarakat yang kontak erat supaya tidak berkembang," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Selasa (24/11/2020).
Hari ini, Dinas Kesehatan melakukan penelusuran (tracing) terhadap kasus penularan di sekolah itu. Namun demikian, belum ada laporan yang masuk ke pihaknya dari Puskesmas Patuk.
Ia mengatakan kasus ini bermula dari suami istri yang bekerja sebagai guru di dua sekolah dasar di Kawapewon Patuk. Suami istri ini berasal dari Kabupaten Kulonprogo. Istrinya menularkan COVID-19 kepada dua orang murid, dan suaminya menularkan ke satu guru rekan kerjanya. "Guru yang satu berasal orang Gunung Kidul, dan guru yang berstatus suami istri dari Kulon Progo," katanya.
Hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai di mana mereka dirawat. Untuk suami istri kemungkinan dirawat di Kulon Progo karena asalnya dari sana. "Kami tidak tahu lokasi perawatan guru dari Kulon Progo," katanya.
BACA JUGA: KABAR KAMPUS: Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Dosen Ini Teliti Manfaat Herbal untuk Covid-19
Lebih lanjut, Dewi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Selasa (24/11/2020) kasus konfirmasi positif ada tambahan enam kasus dan empat kasus sembuh. Adapun rincian penambahan kasus baru terkonfirmasi COVID-19, yakni laki-laki umur 26 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat skrining pegawai, perempuan umur 21 tahun dari Kapanewon Wonosari yang memiliki riwayat suspek.
Selanjutnya, perempuan umur 20 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat skrining pegawai, anak laki-laki umur 11 tahun dari Kapanewon Semanu memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 72 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan laki-laki umur 35 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Kemudian, ada empat pasien yang sembuh, yakni perempuan umur 52 tahun dari Kapanewon Wonosari, anak perempuan umur 11 tahun dari Kapanewon Wonosari, perempuan umur 57 tahun dari Kapanewon Semanu, dan laki-laki umur 48 tahun dari Kapanewon Patuk.
"Sampai saat ini, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Gunung Kidul sebanyak 431 kasus dengan rincian 349 kasus sembuh, dan 67 orang masih dirawat, dan ada 15 orang meninggal," katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja hari ini dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB hingga Stasiun Tugu Yogyakarta.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Senin 27 Juli 2026 dengan 15 perjalanan dan tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Imigrasi Manado menunda 24 keberangkatan PMI terindikasi TPPO hingga Juli 2026 sebagai upaya mencegah pekerja migran nonprosedural.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.