Gus Kikin Pimpin PBNU 2026-2031, Ini Harapan Puan Maharani
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menelusuri penularan COVID-19 di sekolah dasar, Kapanewon Patuk, yang menyebabkan tiga guru dan dan dua siswa terkonfirmasi positif COVID-19.
"Benar, ada tiga guru dan dua murid di Kapanewon Patuk yang positif COVID-19. Saat ini, kami masih melakukan penelusuran masyarakat yang kontak erat supaya tidak berkembang," kata Kepala Dinas Kesehatan Gunung Kidul Dewi Irawaty di Gunung Kidul, Selasa (24/11/2020).
Hari ini, Dinas Kesehatan melakukan penelusuran (tracing) terhadap kasus penularan di sekolah itu. Namun demikian, belum ada laporan yang masuk ke pihaknya dari Puskesmas Patuk.
Ia mengatakan kasus ini bermula dari suami istri yang bekerja sebagai guru di dua sekolah dasar di Kawapewon Patuk. Suami istri ini berasal dari Kabupaten Kulonprogo. Istrinya menularkan COVID-19 kepada dua orang murid, dan suaminya menularkan ke satu guru rekan kerjanya. "Guru yang satu berasal orang Gunung Kidul, dan guru yang berstatus suami istri dari Kulon Progo," katanya.
Hingga kini pihaknya belum mendapatkan laporan mengenai di mana mereka dirawat. Untuk suami istri kemungkinan dirawat di Kulon Progo karena asalnya dari sana. "Kami tidak tahu lokasi perawatan guru dari Kulon Progo," katanya.
BACA JUGA: KABAR KAMPUS: Dikukuhkan Jadi Guru Besar, Dosen Ini Teliti Manfaat Herbal untuk Covid-19
Lebih lanjut, Dewi mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan Selasa (24/11/2020) kasus konfirmasi positif ada tambahan enam kasus dan empat kasus sembuh. Adapun rincian penambahan kasus baru terkonfirmasi COVID-19, yakni laki-laki umur 26 tahun dari Kapanewon Panggang memiliki riwayat skrining pegawai, perempuan umur 21 tahun dari Kapanewon Wonosari yang memiliki riwayat suspek.
Selanjutnya, perempuan umur 20 tahun dari Kapanewon Playen memiliki riwayat skrining pegawai, anak laki-laki umur 11 tahun dari Kapanewon Semanu memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, perempuan umur 72 tahun dari Kapanewon Ponjong memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif, dan laki-laki umur 35 tahun dari Kapanewon Patuk memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Kemudian, ada empat pasien yang sembuh, yakni perempuan umur 52 tahun dari Kapanewon Wonosari, anak perempuan umur 11 tahun dari Kapanewon Wonosari, perempuan umur 57 tahun dari Kapanewon Semanu, dan laki-laki umur 48 tahun dari Kapanewon Patuk.
"Sampai saat ini, pasien terkonfirmasi positif COVID-19 di Gunung Kidul sebanyak 431 kasus dengan rincian 349 kasus sembuh, dan 67 orang masih dirawat, dan ada 15 orang meninggal," katanya.*
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Puan Maharani mengucapkan selamat atas terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU 2026-2031 dan berharap NU semakin baik.
Bernardo Tavares menyoroti kondisi pemain Persebaya jelang menghadapi PSIM pada pekan kedua BRI Super League, Minggu (13/9).
Komdigi menerbitkan SE No. 4/2026 yang melindungi sisa kuota internet pelanggan dan melarang operator mengenakan biaya tambahan.
GAC Indonesia menawarkan harga khusus mobil listrik AION dan HYPTEC selama GIIAS Bandung 2026 hingga 13 September.
Pemkot Jogja digitalisasi pencatatan kunjungan tamu melalui SILAT, dari registrasi hingga verifikasi dokumen dan penyimpanan data.
Rupiah diprediksi menguat ke Rp17.480 per dolar AS hari ini. Rupiah sebelumnya ditutup naik 121 poin ke level Rp17.511.