PKB DIY Salurkan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Gunungkidul
DPW PKB DIY menyalurkan paket sembako kepada warga di Semanu dan Pacarejo, Gunungkidul.
Para guru yang tergabung dalam penulis buku Menjadi Guru Madrasah itu Keren berfoto bersama dengan Kepala Kanwil Kemenag Edhi Gunawan. /diy.kemenag.go.id
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 28 guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jogja menerbitkan buku dalam menyambut Hari Guru Nasional yang jatuh pada 25 November 2020. Puluhan guru di madrasah ini menyiapkan waktu sekitar tiga bulan sampai akhirnya hasil karya tulisnya layak dipublikasikan menjadi sebuah buku antologi.
Buku berjudul Menjadi Guru Madrasah itu Keren tersebut menuliskan tentang pengalaman menarik para guru yang juga penulis selama mengajar. Mereka menuliskan berbagai kisah suka dan duka menjadi guru dan pertemuannya dengan siswa dari beragam latar belakang. Sebelum proses menulis dimulai, sebelumnya telah diberikan pelatihan. Namun ada beberapa guru yang sudah memiliki pengalaman menulis tiga hingga lima buku yang dipublikasikan oleh penerbit.
BACA JUGA : Pidato Hari Guru Mendikbud Nadiem Jadi Trending Topic
“Butuh waktu sekitar tiga bulan, ada beberapa guru senior yang pengalamannya banyak dan menulis banyak buku juga sehingga memudahkan. Buku ini kami persembahkan untuk guru-guru di Indonesia dalam peringatan Hari Guru Nasional,” kata Guru MAN 1 Jogja yang juga anggota tim penulis, Tuslihatun Amimah Selasa (24/11/2020).
Anggota tim penulis lainnya, Sulistyaningsih menambahkan pemilihan judul buku tersebut sebagai motivasi bagi guru yang mengajar madrasah untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi peserta didik. “Karena selama ini madrasah sering dianggap sebagai pilihan kedua,” katanya.
Peluncuran buku tersebut dilakukan bersamaan dengan Gerakan Pemberdayaan Komunitas Guru Madrasah serta lauching Aplikasi Pelaporan Belanja TPG. Kepala MAN 1 Jogja Wiranto Prasetyahadi menyatakan buku tersebut merupakan karya kedua setelah sebelumnya menerbitkan buku tentang Corona.
BACA JUGA : HARI GURU: Guru Menjauh dari Semangat 45, Menutup Diri
“Isinya tentang ketulusan hati guru dalam mendidikan, ada suka duka menjalani profesi mulia sebagai guru madrasah terutama di tengah wabah Covid-19,” katanya.
Kepala Kanwil Kemenag DIY Edhi Gunawan mengapresiasi kreativitas menulis karya ilmiah yang dilakukan guru MAN 1 Jogja. Ia berharap para guru terus meningkatkan produktivitasnya termasuk di bidang karya tulis.
“Buku berisi tentang pengalaman para guru ini bisa menjadi inspirasi guru-guru lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Kemenag.go.id
DPW PKB DIY menyalurkan paket sembako kepada warga di Semanu dan Pacarejo, Gunungkidul.
Menteri PPPA Arifah Fauzi mengecam ancaman bom di SDN Srengseng saat MPLS karena mencederai hak anak atas rasa aman di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 15 Juli 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000, keberangkatan pertama pukul 05.05 WIB.
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Perguruan tinggi harus ditopang tata kelola, budaya akademik, dan integritas, bukan sekadar biaya kuliah.
Pemberantasan judi online harus menyasar seluruh ekosistem, termasuk rekening penampung dan penegakan hukum.