Hadiri Milad IGRA Klaten, Plt Bupati Apresiasi Pengabdian Guru RA dan BA
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
Kegiatan Pembentukan Forum Penyuluh Masyarakat (Pensosmas) DIY/Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Kehidupan masyarakat kian dinamis. Perubahan signifikan terus terjadi seiring dengan semakin intensnya interaksi sosial, baik pada tingkat lokal maupun global. Perubahan itu pun tak jarang menghadirkan masalah baru. Dibutuhkan kolaborasi peran antara pemerintah dan masyarakat agar upaya pengentasan masalah sosial dapat segera terlaksana.
Ketua Forum Penyuluh Masyarakat (Pensosmas) DIY periode 2020 - 2023, Ari Kurniawan mengatakan masalah kemiskinan menjadi pekerjaan rumah yang paling utama, apalagi saat pandemi Covid - 19 seperti sekarang. Masih banyak warga DIY yang hidup di bawah ambang batas kesejahteraan.
Kementerian Sosial (Kemensos), katanya telah menelurkan sejumlah program untuk mengurangi angka kemiskinan di DIY. Beberapa di antaranya adalah bantuan sosial kepada masyarakat pra-sejahtera. Forum Pensosmas DIY juga turut serta dalam menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat.
Baca juga: Antisipasi Kasus Covid-19 saat Libur Akhir Tahun, Sleman akan Perketat Prokes
Laki-laki yang disapa Ari itu melanjutkan bantuan sosial perlu diiringi dengan pembentukan kemandirian ekonomi masyarakat. Artinya, masyarakat tak semata tinggal terima bantuan tanpa ada tindak lanjut setelahnya. Forum Pensosmas DIY punya peran yang strategis dalam konteks tersebut. Mereka akan terus mendorong masyarakat untuk agar mampu tumbuh dan berkembang.
“Kami di sini sebenarnya banyak memberi motivasi dan edukasi. Lewat motivasi, kami berharap masyarakat tak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja. Kami juga mendorong masyarakat mampu menggali potensinya agar bisa hidup mandiri dan tentunya lebih baik dari sebelumnya,” ucap Ari seusai kegiatan Pembentukan Forum Penyuluh Sosial Masyarakat [Pensosmas] tingkat DIY 2020, Selasa (24/11/2020).
Sementara itu, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial DIY, Agus Setyanto dalam sambutannya mengatakan Program Penyuluhan Sosial merupakan wujud kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat dalam upaya pengentasan masalah sosial. Dengan melibatkan masyarakat, harapnya tujuan dari penyuluhan sosial dapat segera tercapai.
“Masyarakat dan pemerintah harus bergandengan tangan dalam upaya mencegah dan menangani masalah sosial yang sedang terjadi. Peran masyarakat dalam penyuluhan sosial menjadi sangat strategis karena faktor kepercayaan atau kedekatan dengan kelompok sasaran,” katanya.
Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo Siap Tutup Objek Wisata yang Tak Patuh Prokes
Program Penyuluhan Sosial menyimpan tujuan untuk mendukung proses perubahan perilaku masyarakat. Lewat transfer informasi dan pengetahuan dari Pensosmas, diharapkan timbul kemauan dari benak masyarakat untuk turut aktif membangun dan menyelenggarakan kesejahteraan sosial.
Agus menambahkan selama ini Pensosmas bergerak sendiri-sendiri di masing-masing kabupaten/kota. Maka demikian, Forum Pensosmas DIY sengaja dibentuk oleh Dinas Sosial DIY sebagai sarana bertukar pikiran dan diskusi guna memecahkan masalah kesejahteraan secara bersama-sama. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi mengapresiasi pengabdian IGRA selama 24 tahun dalam memperkuat pendidikan anak usia dini berbasis nilai-nilai agama
Reses III DPRD Bantul 2026 mendorong penguatan sarana pendidikan melalui bantuan komputer dan buku untuk meningkatkan fasilitas perpustakaan serta literasi
TNI mengerahkan dua helikopter untuk patroli udara memantau pergerakan TPNPB-OPM di Intan Jaya, Papua Tengah, sekaligus mengunjungi pos pasukan.
Polisi membongkar sindikat pemalsuan tinta Epson di Jakarta setelah investigasi 18 bulan. Lebih dari 20 orang dibawa untuk dimintai keterangan.
Kejagung menggeledah enam lokasi di Jakarta terkait dugaan korupsi nikel Sulawesi Tenggara periode 2013-2025 dan menyita uang Rp11,795 miliar.
TNBTS mengingatkan wisatawan mematuhi batas aman kawah Bromo pascaerupsi Kamis (5/11/2026). Status gunung masih Level II atau waspada.