Gerilya Jenderal Sudirman di Gunungkidul Dibukukan

JIBI - patung Jenderal Sudirman
06 Desember 2020 16:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Kebudayaan atau Kundha Kabudayan dan Kodim 0730/GK meluncurkan sebuah buku berjudul "Peran Gunungkidul Dalam Perang Gerilya Jenderal Sudirman" Jumat (4/12/2020) lalu. Buku karya Rudi Sunarso ini salah satunya menguak bagaimana rute gerilya sang jenderal selama di Gunungkidul.

Kepala Kundha Kabudayan Gunungkidul, Agus Kamtono mengatakan, peluncuran buku Peran Gunungkidul Dalam Perang Gerilya Jenderal Sudirman bertujuan memberikan motivasi kepada generasi muda untuk semangat cinta tanah air serta mengenang perjuangan para pahlawan. Diharapkan melalui buku ini sejarah perjuangan Jenderal Sudirman selama berjuang dapat diabadikan dengan sebaik-baiknya.

“Pencarian sumber tidak hanya di Gunungkidul. untuk data pelengkap, penulis sampai terbang ke Belanda,” katanya kepada wartawan.

Menurut dia, buku ini menggambarkan bagaimana perjuangan selama di Gunungkidul. Selain itu, juga memperlihatkan bagaimana rute perang sang jenderal dari satu titik ke titik lainnya selama menjalankan siasat gerilya.

“Fokusnya memang di Gunungkidul. para saksi sejarah yang ada juga masih memiliki ingatan yang kuat sehingga rute dari gerilya bisa tergambarkan dengan jelas,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto. Menurut dia, buku ini sebagai pelengkap dari buku-buku yang sudah ada tentang Jenderal Sudirman. “Buku ini banyak memaparkan fakta-fakta baru terkait dengan keberadaan Jenderal Sudirman di Gunungkidul,” kata Noppy.

Ia mengungkapkan, selama penulisan berlangsung, personel kodim, khususnya anggota Babinsa dikerahkan untuk membantu penulis dalam upaya mengumpulkan sumber-sumber sejarah di lapangan. “Kami punya personel dan saya kerahkan untuk membantu penulis menemukan data-data yang dibutuhkan dalam penulisan,” katanya.

Noppy berharap dengan buku ini maka bisa menjadi teladan dan memberikan inspirasi tentang perjuangan Jenderal Sudirman kepada masyarakat bagaimana kegigihan dan semangat pantang menyerah dalam berjuang. “Banyak makna yang terkandung didalam buku ini,” katanya.