PLN Peduli Berikan 80 Bilik Kepada Pengungsi Merapi Arjo Sari

Jajaran PLN saat berkunjung ke lokasi pengungsian warga lereng Merapi/Ist
22 Desember 2020 18:17 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta melalui program CSR PLN Peduli kembali memberikan bantuan kepada para pengungsi Gunung Merapi di Desa Arjo Sari Sleman , di tiga lokasi barak pengungsian yaitu di Rumah Warga Gayamsari, SD Banaran dan Barak Randusari yang berjarak 10 km lebih dari puncak Gunung Merapi.

Bantuan yang diberikan PLN kali ini berupa perlengkapan barak pengungsian dalam wujud partisi untuk sekat tempat beristirahat. Barak Pengungsian disiapkan untuk menampung warga Petung Kepuharjo dan Singlar di Glagaharjo kurang lebih 660 jiwa.

Selain itu juga diberikan bantuan berupa wastafel, kasur, selimut, karpet, dan kipas angin.

Bantuan tersebut sesuai yang dibutuhkan pengungsi, karena PLN selalu berkoordinasi secata intensif dengan BPBD dan Kepala desa setempat.

Eric Rossi Pryo Nugroho selaku Manager PLN UP3 Yogyakarta secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto yang selanjutnya akan digunakan oleh para pengungsi.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian dan empati kemanusiaan PLN, membantu kenyamanan siaga bencana. Bantuan partisi ini diberikan mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang masih terjadi. Dengan adanya sekat pembatas, para pengungsi dapat tercegah dari penularan Virus Corona, dimana pengungsi yang akan berkumpul berdekatan tidak akan menjadi cluster baru. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi pengungsi. Harapannya juga perekonomian segera membaik dan pandemi segera berlalu. “ ujar Eric.

Selain itu PLN siap menyiapkan Posko Siaga Bencana Merapi di pos Jaga Pakem dan Ngemplak. Di mana posko siaga bencana ini akan dioptimalkan apabila sewaktu – waktu diperlukan
Kepala Pelaksana BPBD Sleman Joko Supriyanto menyampaikan apresiasinya terhadap PLN yang telah ikut peduli dalam rangka penanganan bencana, berjaga – jaga untuk skala ancaman bencana naik dari 5 km menjadi 7 km. “ Kami berharap bantuan PLN ke depan tidak hanya berwujud fisik tetapi dalam bentuk mitigasi bencana yakni pelatihan tangguh bencana kepada masyarakat

Sebelumnya bantuan tahap awal diberikan pada 19 Nopember 2020 oleh YBM UID Jateng dan DIY, YBM UP3 Yogyakarta dan PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah Jateng dan DIY, masing – masing sebesar Rp 28.750.000 dan Rp100.000.000 yang diwujudkan dalam bentuk kasur, obat- obatan, HT, Lampu emergecy dan lain-lain.