Advertisement
Dispar DIY & Koperasi Natawana Gelar Seni Akhir Tahun
Pentas kesenian Gejog Lesung Mekar Becici dalam acara Gelar Seni Akhir Tahun secara virtual di Puncak Pinus, Becici, Muntuk, Dlingo, Senin (21/12/2020) malam. - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pariwisata DIY bersama Koperasi Natawana menyelenggarakan Gelar Seni Akhir Tahun secara virtual di Puncak Pinus, Becici, Muntuk, Dlingo, Senin (21/12/2020) malam.
Meski dilaksanakan di masa pandemi, penonton yang jumlahnya dibatasi 100 orang tersebut merasa puas menyaksikan beragam kesenian seperti Gejog Lesung Mekar Becici, Pop Ice Cokelat Band dan lainnya. Dalam acara tersebut, Pop Ice Cokelat Band tampil dengan lagu-lagu seperti Kasmaran, Arti Cinta, Kangen, Monolog, dan lagu lainnya. Acara yang digelar pukul 19.00 WIB sampai 22.00 WIB berlangsung meriah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan kesehatan secara ketat.
Advertisement
Ketua operator kawasan Puncak Becici Koperasi Natawana, Gandhi Saputra berharap kegiatan yang diselenggarakan di Puncak Pinus bisa menjadi sebuah media promosi di masa pandemi. Nantinya, acara tersebut disiarkan melalui live streaming rerun di channel Youtube Visiting Jogja, Senin (28/12/2020) pukul 19.00 WIB.
“Kami menampilkan potensi seni dan budaya lokal, salah satunya gejok lesung sebagai pemberdayaan masyarakat. Kami juga mengenakna potensi Natawana berupa keindahan hutan, view spot foto dan potensi lainnya,” ujar Gandhi dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (22/12/2020).
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo menyatakan masyarakat dan industri pariwisata harus beradaptasi dengan kebiasaan baru yakni selalu menerapkan kebiasaan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Menurutnya, kegiatan gelar seni akhir tahun yang digagas Dinas Pariwisata DIY ini merupakan salah satu bentuk kepedulian agar para pelaku seni dapat tetap eksis meskipun dengan waktu dan penonton yang terbatas. “Dengan adanya Pranatan Anyar Plesiran Jogja kami berharap semua wisatawan bisa mematuhi protokol kesehatan agar semua merasa aman dan nyaman,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kalah di Pemilu Paruh Waktu 2026 Bisa Bikin Donald Trump Dimakzulkan
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- DPD RI Serap Aspirasi Jogja untuk Revisi UU Perindustrian
- Gempa Pacitan Sempat Hentikan KRL Palur-Jogja di Maguwoharjo
- PHRI Sleman Siap Ambil Alih Penyelenggaraan Sleman Temple Run 2026
- Gempa Magnitudo 4,4 Guncang Wilayah Timur Laut Bantul
- Update Data Gempa Bantul: Magnitudo 4,5 Lokasi di Darat Bukan di Laut
Advertisement
Advertisement



