30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang operator mesin penggiling batu, Arif Suryono meninggal dunia setelah tersetrum saat bekerja di Base Camp Stone Crusser Beton Jaya 2 yang berlokasi di Jalan Tembi-Cepit, Dusun Nganglik, Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Sabtu (26/12/2020).
Kapolsek Sewon, AKP Suyanto mengatakan sebelum kejadian korban seperti biasa bekerja mengelas bagian mesin. Sekitar pukul 07.30 WIB korban mendatangi alat penggaruk pasir. Dua orang teman korban mendengar teriakan dari seorang sopir yang akan mengambil material, meminta agar mesin penggiling batu dimatikan karena korban tersengat aliran listrik.
Oleh rekan-rekannya, korban yang tersetrum kemudian dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bantul. “Hasil pemeriksaan dokter diperoleh keterangan bahwa korban meninggal dunia karena tersengat aliran listrik,” kata Suyanto. Polisi masih menyelidiki kasus tersebut untuk pengusutan lebih lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang Nepal menewaskan 616 orang, 2.301 terluka dan 2.500 masih hilang. Tim penyelamat terus mencari korban di perbatasan China
Labuan Bajo ditargetkan pulih dan makin tangguh pascagempa M7,7 melalui penguatan keselamatan, manajemen risiko, dan destinasi wisata darat
Luhut menyebut integrasi AI dalam E-Katalog dapat menghemat anggaran 20%-30% serta meningkatkan transparansi pengadaan pemerintah.
Festival Mustika Rasa resmi dibuka di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (29/8/2026). Festival kuliner yang melibatkan ratusan UMKM lokal ini membawa pesan tentang