Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Meski Pemda DIY telah mengizinkan pembelajaran tatap muka terbatas untuk Perguruan Tinggi (PT) mulai Januari ini, sejauh ini belum ada PT yang sudah melaksanakannya. Pelaksanaan tatap muka terbatas tingkat PT ini akan dijadikan pertimbangan untuk tatap muka di tingkat bawahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya, mengungkapkan pihaknya belum mendapat laporan ada PT yang memulai pembelajaran tatap muka. “Baru UMY [tatap muka] prakteknya, tapi untuk teori masih daring semua,” ujarnya, Selasa (4/1.2020).
kebijakan tatap muka bagi PT hanya sebatas mengizinkan, sehingga keputusan untuk memulainya tergantung pada kebijakan masing-masing pimpinan PT dan bisa saja waktunya berbeda. Jika sudah ada PT yang melaksanakan tatap muka, pada minggu ketiga akan dievaluasi pelakanaannya.
BACA JUGA: 26.800 Vaksin Covid-19 Sudah Tiba di Jogja
Evaluasi ini akan dijadikan bahan pertimbangan untuk pelaksanaan tatap muka di tingkat bawahnya, yakni SMA dan SMK. Pihaknya juga berencana untuk menunjuk sejumlah sekolah untuk melakukan simulasi pembelajaran tatap muka sebelum dilaksanakan di semua sekolah.
“Berapa sekolah percontohan satu SMA atu SMK di masing-masin kabupaten. Kami pun lihat status zonasi, dipilih yang tidak merah. Beberapa usulan sudah ada tapi belum kami sampaikan, kami lihat zona di masing-masing sekolah,” katanya.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan jika belum ada PT yang memulai pembelajaran tatap muka, maka tingkat di bawahnya pun belum akan melaksanakan karena belum ada hasil evaluasi yang dijadikan pertimbangan.
“Kalau di atasnya belum, di bawahnya belum. Tapi kalau lihat situasi yang seperti ini sepertinya kami belum rekomended. Lihat hasil evaluasi yang dewasa. Kesepakatan [sekolah] baru akan dilaksanakan kalau evaluasi yang dewasa sudah tidak ada masalah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.