Pengusaha Sebut Malioboro Bakal Ditata Ulang

Wisatawan sedang berjalan di kawasan Malioboro, Kota Jogja, pada Jumat (25/12/2020). - Harian Jogja/Sirojul Khafid
06 Januari 2021 18:37 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA– Pemerintah Daerah (Pemda) DIY dikabarkan bakal menata ulang kawasan Malioboro. Terkait hal itu, Perkumpulan Pengusaha Malioboro Ahmad Yani (PPMAY) mendukung program tata ulang Malioboro. Hal itu dinyatakan dalam pertemuan PPMAY dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Selasa (5/1/2020).

Koordinator PPMAY Karyanto Yudomulyono mengatakan kawasan wisata Malioboro masih belum tertata rapi dan perlu banyak penyempurnaan. “Juga perlunya penataan ulang seluruh Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pengusaha Malioboro dan Jalan Jendral A. Yani. PPMAY mendukung penuh Pemda DIY memasukkan Malioboro dalam penetapan World Heritage oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO),” kata Karyanto saat dihubungi secara daring pada Rabu (6/1/2020).

BACA JUGA: Sepertiga Penyintas Covid-19 Masih Punya Masalah Neurologis

Nantinya, dalam penataan ulang Malioboro, Pemda DIY akan menggandeng PPMAY. Saat ini, PPMAY merupakan perkumpulan yang menaungi sekitar 220 pengusaha toko di Kawasan Malioboro. “PPMAY mendukung penataan ulang kawasan Malioboro, karena penataan Malioboro menuju kawasan wisata. Karena Jogja kan kota budaya dan kota pendidikan,” kata Karyanto.

Namun Karyanto tidak membeberkan hal apa saja yang akan ditata ulang. Sama dengan Karyanto, Kepala Unit Pelaksana Bisnis Malioboro Ekwanto juga belum bisa menjelaskan terkait rencana tata ulang Malioboro, saat dihubungi Harianjogja.com secara daring.