Cara Login WhatsApp Web dengan QR Code dan Nomor Telepon
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono menunjukkan kartu pers milik komplotan wartawan gadungan di Mapolres Bantul, Rabu (13/1/2021)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menangkap PH, BS, SH, komplotan wartawan gadungan, Rabu (13/1/2021). Ketiganya ditangkap setelah diduga memeras seorang PNS di Sumbermulyo, Bambanglipuro.
Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono mengatakan ketiga orang ditangkap setelah polisi menerima laporan dari PNS tersebut pada Selasa (12/1/2021).
BACA JUGA: Tanah Longsor di Magelang Menimpa Pengendara Sepeda Motor, Satu Orang Tewas
Korban mengaku telah diperas pada Kamis (7/1/2021) sore di rumahnya. Saat itu, pelaku mendatangi korban dan menuduh korban telah berselingkuh dengan seseorang. Pelaku mengancam akan mengunggahnya ke media massa jika si PNS tidak memberikan uang.
Karena takut, korban kemudian memberikan uang Rp1,9 juta. Sehari berikutnya, pelaku kembali meminta korban mentransfer uang Rp30juta.
“Hari berikutnya, Sabtu (9/1/2021) korban diminta mentransfer uang senilai Rp20 juta. Namun, pelaku belum puas meski sudah menerima dua kali transfer uang, dan meminta ditransfer senilai Rp55 juta. Karena korban sudah tidak sanggup, akhirnya korban memilih melaporkan hal ini kepada kami,” kata Kapolres, Rabu (13/1).
Berbekal laporan tersebut, polisi langsung bergerak dan menangkap pelaku. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza, satu buku tabungan, satu slip bukti transfer, kartu tanda wartawan dan surat tugas media massa “Mediator”, kalung, emas serta handphone.
“Kepada pelaku kami sangkakan pasal 368 KUHP tentang tindak pemerasan,” ucap Kapolres.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
Raffi Ahmad meminta maaf setelah menghadiri acara Sumpah Pemuda Polda Metro Jaya yang menuai sorotan dan menjadi perbincangan warganet.
Pemda DIY memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk deteksi dini, pemerataan layanan, dan penghapusan stigma terhadap kesehatan jiwa.