Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Kick off vaksinasi dilakukan serentak di seluruh daerah di Indonesia pada Kamis (14/1), sehari setelah vaksinasi perdana oleh Presiden Joko Widodo. Di DIY, sebanyak 15 pimpinan Pemda DIY dan tokoh masyarakat divaksin untuk mengawali vaksinasi tahap pertama. Namun salah satu nama yaitu Suharwanta yang juga Wakil Ketua DPRD DIY tidak hadir dalam kesempatan itu.
Kepala Dinas kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie, menjelaskan vaksinasi diberikan dalam dua kali penyuntikan dengan jarak 14 hari. Maka setelah penyuntikan pertama ini, 14 hari kemudian 15 tokoh ini akan kembali disuntik. Pihaknya akan mengupayakan agar di penyuntikan kedua dapat bersamaan lagi seperti penyuntikan pertama.
BACA JUGA : Sleman Terima 12.342 Dosis Vaksin Covid-19 Rabu Besok
Ia mengungkapkan untuk kick off vaksinasi ini sebenarnya pihaknya mengundang 16 tokoh, namun satu orang tidak hadir yakni Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta. “Satu yang kami sayangkan beliau tidak bisa hadir dari DPRD DIY. kebetulan beliau berhalangan. Tapi kami sudah undang, nanti di tahap berikutnya. Kami menghubungi terakhir beliau alasannya sakit,” katanya Kamis (14/1/2021).
Saat dihubungi, Suharwanta mengatakan saat ini dirinya sedang dalam kondisi sakit sehingga tidak memungkinkan untuk mengikuti vaksinasi. Ia menceritakan pada hari Selasa (12/1) mendadak ada keperluan di Jakarta dan baru pulang ke Jogja Kamis (14/1) pagi dalam kondisi kurang sehat dan butuh istirahat.
BACA JUGA : Suharwanta Tak Hadir saat Vaksinasi, Ini Penjelasan Pimpinan DPRD DIY
“Dengan sangat menyesal saya putuskan untuk tidak mengikuti vaksinasi. Sebenarnya saya sangat antusias mengikuti vaksinasi perdana ini untuk mendukung program vaksinasi agar pandemi covid-19 segera berakhir, tapi situasi dan kondisi memaksa saya untuk tidak mengikuti. Saya mohon maaf ke semua pihak atas keadaan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Komisi D DPRD Jogja mendesak kejelasan mekanisme dan penganggaran Posyandu usai aturan Kemendagri terkait enam SPM memicu kebingungan daerah.
Sleman City Hall (SCH) menghadirkan rangkaian program dan aktivitas sepanjang Agustus 2026 melalui tema “YouthNited Nation”
Bareskrim Polri mengungkap kasus TPKS oleh pelatih panjat tebing HB terhadap lima atlet putri. Tersangka dijerat UU TPKS dan terancam pidana tambahan
Tiga perahu nelayan Gunungkidul terbalik dalam kurang dari 24 jam. Tujuh nelayan selamat di tengah gelombang yang naik.
Karhutla Indonesia mencapai 202.004 hektare hingga Juli 2026, melampaui 2019 dan 2023. El Nino kini masuk kategori sangat kuat.