Sleman Terima 12.342 Dosis Vaksin Covid-19 Rabu Besok

Ilustrasi. - Reuters
12 Januari 2021 19:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 12.342 dosis vaksin Covid-19 Sinovac tahap pertama akan diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman pada Rabu (13/12/2021). Vaksin ini akan digunakan untuk para SDM Kesehatan yang pelaksanaannya dimulai pada Kamis (14/1/2021).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo mengatakan pengiriman vaksin dari Dinkes DIY ke Dinkes Sleman akan dilaksanakan pada Rabu siang. Dinkes Sleman hanya menerima 12.342 dosis vaksin pada termin pertama dari 14.484 SDM Kesehatan yang terdata. "Vaksin ini akan disimpan di Dinkes sebelum didistribusikan ke masing-masing fasilitas kesehatan. Kamis pagi, kami distribusikan ke masing-masing rumah sakit dan Puskesmas," katanya, Selasa (12/1/2021).

BACA JUGA: Masih Panjang, Epidemiolog Sebut Covid-19 Belum Selesai Tahun Ini

Dijelaskam Joko, tidak ada seremoni saat penerimaan vaksin tersebut. Seremoni hanya dilakukan saat kick off pemberian vaksinasi Covid-19 yang akan digelar di Puskesmas Ngemplak pada Kamis (14/1/2021). "Kami hanya dapat jatah 12.342 dosis untuk termin pertama ini. Untuk seremoninya rencana hari Kamis di Puskesmas Ngemplak 2 untuk 10 sasaran," katanya.

Disinggung soal persyaratan SDM Kesehatan yang akan divaksin, Joko menjelaskan jika sebelum data penerima vaksinasi dikirim ke Pusat, Dinkes Sleman lebih dulu melakukan skrining. "Sebelum data dikirim ke pusat sudah melalui skrining siapa-siapa yang tidak boleh divaksin dengan mengisi google form. Yang kami kirim SDM kesehatan yang tidak ada kontra indikasi vaksin sinovac," paparnya.

Setelah kick off dilakukan, katanya, proses vaksinasi akan dilanjutkan kepada SDM kesehatan. Vaksinasi Covid-19 di Sleman sendiri akan dilakukan di 52 fasilitas kesehatan terdiri dari 25 puskesmas, 24 rumah sakit, dan tiga klinik masing-masing klinik Kodim, Polres, dan Kantor Kesehatan Pelabuhan. Vaksinasi tahap pertama ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua pekan dengan melibatkan 58 vaksinator. Jika jumlah vaksinator kurang, maka Dinkes akan menambah jumlah vaksinator.

Diakui Joko, dari 27 rumah sakit di Sleman hanya tiga rumah sakit yang menyatakan belum siap untuk menjadi lokasi vaksinasi. Masing-masing rumah sakit khusus bedah Sinduadi dan An Nur, serta RS khusus Arvita Bunda. "Ada syarat yang harus dipenuhi Faskes untuk menjadi lokasi pemberian vaksin. Syarat utamanya memiliki SDM terlatih, rantai dingin, dan fasilitas penanganan jika terjadi reaksi efek samping," ujar Joko.