Pembangunan TPU Imogiri Terus Dikebut

Ilustrasi tempat pemakaman umum. - Suara.com/Bagaskara
29 Januari 2021 13:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pekerjaan Umum Bantul terus mengupayakan penyelesaian pembangunan tempat pemakaman umum (TPU) yang berada di Kapanewon Imogiri.

Sebab, TPU yang akan diperuntukkan untuk warga Bantul dan warga DIY ini sampai saat ini belum beroperasional, meski proses pembangunan telah dimulai sejak beberapa tahun lalu.

Kepala UPTD Rusunawa, Sanitasi dan Pemakaman Bantul Ari Mursukapti, mengakui pembangunan TPU yang menempati luas lahan sekitar 4,6 hektare yang terletak tidak jauh dari komplek Makam Raja-Raja Imogiri tersebut sejatinya telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir. Mulai dari pematangan lahan hingga pembangunan perkantoran untuk manajemen operasional pemakaman umum tersebut.

“Dan sampai saat ini memang belum beroperasional. Karena sampai saat ini pembangunan terus dilakukan secara bertahap,” kata Ari, Jumat (29/1/2021).

Menurut Ari, beberapa waktu lalu, proses pembangunan sempat terhenti. Hal ini dikarenakan lokasinya berada di lereng bukit, dan rawan longsor. Penghentian proyek sempat terjadi karena ada longsor dan harus dilakukan pembuatan talud. Padahal, dengan luasan 4,6 hektare, diperkirakan komplek TPU itu akan mampu menampung 1.000 jenazah.

“Kami sendiri saat ini juga terus merampungkan regulasi dalam bentuk Perbup sedang dibahas. Kami targetkan semuanya bisa segera selesai dan segera dioperasionalkan,” terangnya.

Sedangkan untuk peraturan lainnya, diakui Ari, saat ini telah ada dua Perda yang menjadi landasan hukum terkait keberadaan TPU. Di mana untuk penyelenggaraan pemakaman ada Perda No.16/2018.

“Ada juga Perda No.11/2018 tentang retribusi pelayanan pemakaman. Semua diatur di sana,” ucap Ari.