Dua Kali Sekda Bantul Gagal Divaksin Covid-19 karena Tekanan Darah Tinggi

Ilustrasi - Freepik
03 Februari 2021 15:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Sekda Bantul Helmi Jamharis harus kembali bersabar untuk bisa mendapatkan vaksinasi Covid-19. Setelah gagal divaksin pada vaksinasi pertama, Kamis (28/1/2021) lalu, Helmi kembali gagal divaksin Covid-19.

“Tadi di Puskesmas Kretek sudah dicek dan kembali gagal. Jika yang pertama tekanan darah saya 170, maka kali ini 150. Padahal, syarat untuk bisa divaksin tensi di bawah 140,” kata Helmi saat meninjau vaksinasi di Puskesmas Pandak 1, Rabu (3/1/2021) pagi.

BACA JUGA: Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bantul Belum Jelas

Helmi bakal divaksin di RSUD Panembahan Senopati, Kamis (4/1/2021). Dinkes Bantul telah menjadwalkan Helmi bersama dengan Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko dan Kepala Kejaksaan Negeri Bantul Nur Asiah mendapatkan vaksin di tempat tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budiraharja mengatakan Helmi bisa saja divaksin di puskesmas saat meninjau vaksinasi.

“Asal memenuhi syarat dan siap, divaksin,” papar Agus.

BACA JUGA: Arab Saudi Larang Masuk WNA, Termasuk dari Indonesia

Menurut Agus, ketiga pejabat tersebut sebelumnya memang dijadwalkan menjalani vaksinasi perdana bersama dengan 9 pejabat lainnya.

Nemun, lantaran ketiganya mengalami hipertensi, pelaksanaan  vaksinasi untuk mereka ditunda. Agar ketiganya bisa divaksin, Dinkes telah memberikan obat penurun tekanan darah kepada mereka. Harapannya, mereka bisa segera divaksin.

“Jika pun memenuhi syarat divaksin saat pemantauan di puskesmas juga tidak masalah. Karena datanya realtime,” ujar Agus.