SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Reserse Narkoba Polres Bantul menangkap seorang residivis kasus narkoba berinisial MT alias Bimbim, 24, warga Blora, Jawa Tengah, yang tinggal di Dusun Warungpring, Kalurahan Mulyodadi, Kapanewon Bambanglipuro.
Kasatres Narkoba Polres Bantul, AKP Archy Nevada mengatakan penangkapan tersangka MT berawal dari penangkapan pengedar narkoba berinisial K alias Toro, 25, warga Kalurahan Sumberagung, Kapanewon, Jetis pada 8 Februari lalu.
BACA JUGA: Satu Pedagang Meninggal karena Covid-19, Pasar Gatak Tidak Ditutup
Dari tersangka K polisi mengamankan sebanyak 100 butir pil berlambang Y.
“Dari hasil introgasi K alias Toro mendapatkan pil berlambang Y tersebut dari tersangka MT yang merupakan residivis kasus narkoba pada 2018 lalu di Polres Bantul,” kata Archy, Jumat (12/2/2021).
Polisi kemudian menangkap MT di Warungpring, Mulyodadi, Bambanglipuro dan mengamankan satu butir pil berlambang Y. Pada saat diinterogasi oleh penyidik, K mengaku telah mengedarkan tig butir pil warna putih berlambang Y kepada N dan T sebanyak 20 butir pil warna putih berlambang Y. Pada 9 Februari, polisi kemudian mengamankan N dan Tri. Dari keduanya , polisi menyita masing-masing tiga butir dan 13 butir pil berlambang Y.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono memimpin pergantian 11 pejabat strategis TNI AU, termasuk empat asisten KSAU dan Kadispenau.
TMMD Reguler ke-130 di Sendangsari, Bantul, merenovasi lima RTLH dan membangun infrastruktur untuk memperlancar akses warga serta distribusi hasil panen.
Gunung Anak Krakatau tercatat 31 kali erupsi pada Oktober 2026. Meski tiga hari tanpa letusan, statusnya masih Level III atau Siaga.
Kemenhub memantau dampak insiden keamanan Riyadh terhadap penerbangan internasional. Penerbangan langsung Indonesia-Arab Saudi masih normal.
PBB mendesak penyelidikan serangan berulang di Bandara Internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai 320 lainnya.