Padat Karya di Bantul Akan Dijalankan di 163 Lokasi

Ilustrasi program padat karya - JIBI
20 Februari 2021 03:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Program padat karya di Kabupaten Bantul sebagai usaha untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus meningkatkan perekonomian warga, tetap dijalankan pada 2021.

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Bantul Istirul Widilastuti menyatakan padat karya tahun ini akan diterapkan di 163 lokasi berbeda dan dimulai Mei mendatang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 103 lokasi dibiayai oleh APBD Bantul, sedangkan yang dibiayai APBD DIY ada sebanyak 60 lokasi.

Baca juga: Beda Sikap, Pedagang Informal di Malioboro Tak Sepakat dengan Pergub Larangan Demo

Menurut Istirul, untuk 103 lokasi yang dibiayai oleh APBD Bantul akan mendapatkan kucuran dana senilai Rp100 juta per lokasi. Sedangkan untuk 60 lokasi yang dibiayai oleh APBD DIY akan mendapatkan kucuran dana senilai Rp160 juta.

Untuk sebagian besar paket padat karya akan sama seperti sebelumnya yakni  pengerjaan jalan cor blok dan talud.

“Sebelum proyek dikerjakan, kami akan memulainya dengan tahapan sosialisasi yang akan kami gelar awal Maret nanti,” kata Istirul.

Proyek padat karya di Bantul pada 2020 lalu, kata Istirul telah berjalan dengan baik dan mengedepankan protokol kesehatan. Di mana, ada 171 proyek padat karya, terdiri dari 142 proyek padat karya yang dibiayai oleh APBD Bantul dan 29  proyek memakai APBD DIY.  Adapun rentang waktu pengerjaan proyek dimulai 20 November hingga 11 Desember 2020 dan menyerap tenaga kerja sebanyak 4.446 orang.

Baca juga: Kapolri Beri Penghargaan kepada Dua Anggota Polda DIY

“Karena saat ini juga masih di tengah pandemi, maka nantinya pengerjaan proyek juga harus mengedepankan protokol kesehatan,,” ucap Istirul.