Mahasiswa KKN-PPM Mercu Buana Yogyakarta Dukung Aksi Pemerintah Tanggap Covid-19

Mahasiswa KKN/PPM Tematik Angkatan XXXVIII kelompok 48 Universitas Mercu Buana Yogyakarta, melaksanakan KKN di Pasar Lempuyangan Desa Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kabupaten Kota Jogja.
22 Februari 2021 11:57 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Mahasiswa KKN-PPM Tematik Angkatan XXXVIII kelompok 48 Universitas Mercu Buana Yogyakarta, melaksanakan KKN di Pasar Lempuyangan Desa Tegal Panggung, Kecamatan Danurejan, Kabupaten Kota Jogja. kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan terhitung dari tanggal 21 Januari 2020 hingga 22 Februari 2021. Beberapa program kerja yang diangkat oleh tim kkn kelompok 48 yaitu tanggap Covid-19, budaya bersih pasar, manajemen pasar, pembukuan keuangan, manajemen stress, dan eksistensi pasar tradisional di era media baru.

Salah satu program kerja yang diangkat tim KKN kelompok 48 yang  sesuai dengan permasalan  yang tengah terjadi saat ini yaitu tanggap Covid-19, program kerja ini dilaksanakan dengan mengedukasi para pedagang pasar dan menyerahkan beberapa peralatan kesehatan dalam menunjang protocol kesehatan di Pasar Lempuyangan.  

Fasilitas Kesehatan yang diberikan oleh tim kkn  berupa, masker,  disenfektan, thermometer, handsanitizer, masker, tirai plastik. Selain menyerahkan beberapa fasilitas Kesehatan tersebut kepada pihak Pasar Lempuyangan, tim kkn kelompok 48 juga melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para  pedagang untuk memperhatikan Kesehatan bersama dengan cara mematuhi protocol Kesehatan berdasarkan anjuran pemerintah.

Kegiatan yang dilaksanakan yaitu pengecekan suhu tubuh kepada seluruh pengunjung yang datang sebelum masuk area pasar menggunakan teermometer, melakukan penyemprotan disenfektan untuk membunuh bakteri dan sejenisnya di beberapa area pasar, pembagian masker kepada para pedagang pasar, meletakkan handsinitizer dibeberapa titik area pasar agar dapat digunakan bersama yang diserahkan ke pihak pasar agar dapat digunakan bersama, dan memasang tirai plastic sebagai sekat untuk  menjaga jarak antara pedagang dan pengunjung.

“Aktivitas yang terjadi di pasar tidak dapat di hentikan karena pasar menjadi tempat kita untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari, selain itu  kondisi pandemi Covid-19 dan jumlah kasus positif hingga saat ini terus meningkat di Indonesia oleh karena itu saya beserta tim kkn melakukan sosialisasi kepada para pedagang pasar untuk mengubah kebiasaan baru dengan mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19,” jelas Auzan selaku ketua kelompok kkn 48.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh tim kkn kelompok 48 mendapat respon positif dari pengelola pasar maupun para pedagang hal ini terlihat saat berlangsungnya sosialisasi yang dilaksanakan oleh tim kkn kegiatan berjalan dengan lancar hingga saat ini pedagang pasar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah mengedukasi kami selaku pedagang dalam menerapkan Protokol kesehatan, selain itu seluruh masyarakat yang berada di pasar sudah terjamin kesehatannya, karena sudah melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum masuk area pasar sehingga membuat kami para pedagang juga merasa sedikit lebih aman,” tutur Sugiyani selaku pedagang dan Anggota Paguyuban Pasar Lempuyangan.

Pihak Pasar Lempuyangan akan selalu memberi arahan kepada seluruh pedagang pasar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, dan lebih memperhatikan pengunjung yang masih belum mematuhi protokol kesehatan saat berada di wilayah pasar, Setiap pedagang maupun pengunjung diwajibkan mengenakan masker jika memasuki kawan pasar. Jika ada masyarakat yang tidak mematuhi peraturan dan menerapkan protokol kesehatan akan mendapatkan teguran secara lisan.  hal ini dilakukan demi kesehatan dan keamanan bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya  berharap setelah kegiatan KKN-PPM ini berakhir para pedagang pasar tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan sosialisasi yang telah dilaksanakan oleh Mashasiswa KKN  selama periode kkn berlangsung, selain itu kegiatan ini dapat menjadikan pasar tradisional yang aman bagi para pengunjung tanpa khawatir dengan protokol kesehatan yang telah diterapkan. sehingga para pengunjung merasa lebih aman saat berbelanja,” jelas Kabul Priyana selaku Lurah Pasar Lempuyangan. (ADV)