Jam 10 Ini, Dinkes Sleman Gelar Sosialisasi Pemberian Vaksinasi secara Virtual. Ini Linknya

Foto ilustrasi: Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac dosis kedua sebelum disuntikan ke tenaga kesehatan saat Gebyar Vaksin COVID-19 di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). - ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
22 Februari 2021 09:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman akan melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap kedua pada awal Maret mendatang. Sosialisasi pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini akan digelar mulai Senin (22/2/2021) ini.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo mengatakan sasaran vaksinasi pada tahap kedua akan digelar mulai akhir Februari ini. Sasaran vaksinasi selain sektor pelayanan publik, praktisi pendidikan dan juga para lansia. "Vaksinasi tahap kedua rencana akhir Februari ini, tapi mungkin terpaksa diundur awal Maret terkait ketersediaan vaksin dan update data peserta," katanya, Minggu (21/2/2021).

Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, Dinkes akan menggelar sosialisasi terkait pelaksanaan vaksinasi tahap kedua. Sosialisasi vaksinasi secara virtualini akan dilaksanakan ada Senin (22/2/2021) pukul 10.00 WIB. "Sosialisasi ini terbuka untuk umum. Ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat," kata Joko.

Baca juga: Dalam 24 Jam, 64 Warga yang Terinfeksi Covid-19 di Bantul Sembuh

Masyarakat dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dengan menggunakan aplikasi zoom meeting (ID: 993 2626 6424, password: Vaksin22) atau menyaksikan siaran langsungnya di kanal YouTube Sleman TV. Melalui sosialisasi ini, kata Joko, diharapkan masyarakat lebih memahami mekanisme yang ada.

Apalagi, katanya, pemberian vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini akan dilakukan bagi para pekerja di sektor pelayanan publik dan lansia atau berusia 60 tahun ke atas. "Mereka bisa menyaksikan dan mengikuti sosialisasi ini sehingga bisa memberikan informasi yang lengkap kepada masyarakat terkait vaksinasi tahap kedua," katanya.

Untuk vaksinasi Covid-19 tahap pertama dengan sasaran prioritas tenaga kesehatan yang dilakukan sejak 14 Januari 2021, kata Joko memang belum sepenuhnya selesai 100%. "Kalau dihitung semua sasaran datang ke Faskes untuk vaksinasi sudah 99%. Tapi yang sudah mendapat vaksinasi baru 89%, masih pending 7% dan batal 3%. Terkait dengan kondisi calon penerima vaksin," katanya.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Sleman Menurun, Dinkes Sebut karena PPKM

Terpisah, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shavitri Nurmaladewi mengatakan sasaran vaksinasi untuk tahap kedua ini juga diberiian kepada pedagang pasar, pelayan publik (perangkat desa, BUMD, BUMN, pemadam kebakaran), pejabat pemerintah, atlit, wartawan, petugas TNI/Polri dan pelaku sektor wisata.