Lantik Tiga Pemimpin Baru, Sultan: Gunakan APBD dan Danais untuk Pemulihan Ekonomi 

Proses pelantikan bupati dan wabup oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X, di Bangsal Kepatihan Jogja, Jumat (26/2/2021). - Ist/ Humas Pemda DIY
26 Februari 2021 11:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Bupati dan wakil bupati (Wabup) terpilih hasil Pilkada 2020 di Sleman, Bantul dan Gunungkidul, resmi dilantik Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di Bangsal Kepatihan Jogja, Jumat (26/2/2021). 

Mereka adalah Bupati dan wabup itu adalah Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa (Sleman), Abdul Halim Muslih-Joko B Purnomo (Bantul) dan Sunaryanta dan Heri Susanto (Gunungkidul).

Sultan berharap, bupati dan wabup baru tersebut bisa segera bekerja menuntaskan persoalan di daerahnya masing-masing, khususnya dalam upaya penanganan pendemi Covid-19. Untuk merealisasikan hal itu, bupati dan wabup dianjurkan segera membelanjakan APBD dan Danais tahun anggaran 2021 untuk program-program pemulihan ekonomi. 

Baca juga: 10 KK Asal Gunungkidul Akan Diberangkatkan Transmigrasi

"Dalam menjalankan awal pemerintahan, para bupati wabup untuk segera membelanjakan APBD dan Danais tahun anggaran 2021, agar ekonomi masyarakat mulai pulih, untuk segera bangkit pada pasca vaksinasi nasional," kata Sultan. 


"Hal mana merupakan program simultan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi daerah melalui kebijakan pemberdayaan UMKM, dan penyusunan daftar prioritas investasi daerah dengan cara-cara yang ekstra ordinary dalam situasi darurat Covid-19 saat ini," sambungnya.

Sultan melanjutkan jika bupati dan wabup bermaksud memasukkan program untuk menepati janji pilkada, maka perlu dipilah terlebih dulu. Harus dipilih mana yang penting bagi masyarakat. Jika sudah ia mempersilakan program janji kampanye disisipkan dalam anggaran perubahan dan pembahasan RKPD tahun anggaran 2022. 

Kepada bupati dan wabup terlantik, Sultan mengingatkan untuk menjadikan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) sebagai ikatan kolekttif leadership yang berkualitas negarawan. Selain itu membuka dialog personal dengan kandidat lain untuk mengadopsi dan mengadaptasi program-programnya yang mungkin bermanfaat bagi masyarakat. 

Baca juga: Puluhan Ribu Pekerja di Layanan Publik Masuk Daftar Vaksinasi Tahap Kedua

"Dengan demikian sekaligus menghilangkan sekat-sekat sosial guna memperkuat kembali kohesi sosial dengan merapikan kursi-kursi yang berantakan dan sampah-sampah berserakan pasca pesta demokrasi usai," ujarnya.

Sultan mengharap semua elemen pemerintahan dan masyarakat dapat membantu bupati dan Wabup dalam melaksanakan agenda pembangunan, sehingga partisipasi dan kerjasama sinergis itu dapat memberi jaminan rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyatnya. (Jalu Rahman Dewantara).